Demi Temukan Ibu Yang Terseret Banjir Bandang, Wanita Nekat Seberangi Jembatan Rusak

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Sabtu, 14 Mei 2022
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Ibu merupakan sosok yang sangat berharga dan dicintai oleh anak-anaknya. Begitu berharganya, anak-anak terkadang rela melakukan apa saja demi membahagiakan ibu mereka.

Seperti kegigihan seorang wanita Malaysia yang mempertaruhkan nyawanya untuk menemukan sang ibu yang hilang akibat terseret arus banjir bandang.

Aksi wanita yang tak diketahui identitasnya itu mengundang rasa haru netizen. Apalagi wanita itu sampai bertaruh nyawa demi bisa menemukan ibunya.

Dalam video berdurasi satu menit 17 detik, memperlihatkan seorang wanita menyeberangi sungai melalui jembatan yang separuhnya sudah hancur oleh banjir.

Aksi yang terbilang nekat itu dilakukannya karena dia kehilangan kontak dengan ibunya selama dua hari sejak desa tempat tinggalnya dilanda banjir bandang.

Menurut laporan Kosmo! Yang dilansir dari Dream.co.id (12/05/2022), video momen yang memperlihatkan wanita nekat berjalan di atas jembatan rusak untuk mencari ibunya diyakini telah direkam di Terengganu.

Dalam foto tangkapan layar tampak wanita berkaus merah dan berjilbab hitam tengah menyeberangi sungai melalui jembatan yang patah.

Di bawah jembatan terlihat sungai yang berwarna cokelat mengalir dengan cukup deras. Sungai tersebut sepertinya dalam dan sangat berbahaya.

Namun wanita tersebut menyingkirkan rasa takutnya asal bisa menemukan ibunya yang hilang diduga terseret arus banjir bandang.

Video tersebut menjadi viral dan mengundang berbagai komentar netizen. Banyak yang sedih melihat kegigihan wanita itu.

Namun beberapa menyatakan keprihatinan dan menyarankan para korban banjir untuk tidak membahayakan diri mereka.

” Mudah-mudahan usahanya dimudahkan. Tetap hati-hati, jaga keselamatan dan hargai nyawa apalagi di musim banjir seperti ini.”

” Semoga dipermudah dan jaga keselamatan. Itu ada kabel listriknya, bahaya. Semoga tidak ada yang meniru aksi ini, ngeri lihatnya.”

” Keselamatan tetap harus diutamakan apa pun yang terjadi. Semoga usahanya dimudahkan.”

Sebelumnya, Terengganu dilanda banjir selama enam hari terakhir. Hingga kemarin jumlah korban banjir di negara bagian itu terus bertambah, mencapai hampir 18.000 orang.