Demi Kucing Peliharaan Bisa Naik Pesawat, Traveler Menipu Petugas Bandara

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Minggu, 24 November 2019

Indolinear.com, Rusia – Melakukan penerbangan dengan membawa hewan peliharaan merupakan hal yang sangat sulit dan memakan biaya yang mahal.

Keadaan akan menjadi lebih buruk ketika Anda tidak bisa menyimpannya di kabin dan dekat dengan jangkauan Anda.

Akhirnya, hewan peliharaan Anda malah ditempatkan di ruang kargo.

Beberapa pemilik yang ingin memastikan hewan peliharaan mereka aman dan nyaman selama penerbangan, mencoba menghindari penahanan kargo.

Beberapa yang lain bahkan mencoba menipu perusahaan penerbangan, dilansir dari Tribunnews.com (23/11/2019).

Baru-baru ini, Mikhail Galin, seorang pria dari Rusia, menjadi viral karena melakukan hal itu.

Ia menyelundupkan kucingnya yang tidak memenuhi persyaratan berat badan di atas kapal.

Namun, tindakannya itu langsung mendapat konsekuensi karena maskapai Aeroflot memutuskan untuk mengeluarkannya dari program frequent flyer karena melanggar aturan.

Galin bepergian kembali ke kota asalnya Vladivostok setelah tinggal di Riga.

Perjalanan itu terganggu ketika karyawan bandara menolak untuk membiarkan kucing gendutnya yang lucu, bernama Viktor berada di kabin.

Mereka mengatakan bahwa kucingnya yang agak gemuk memiliki berat 22 pound.

Berat badan kucing itu lebih berat 5 pound di atas batas berat yang diizinkan.

Menurut kebijakan Aeroflot, Viktor harus ditempatkan di ruang kargo.

Namun, Galin menolak.

Pemilik Viktor itu lalu memberi tahu BoredPanda.com, bahwa kucingnya yang berusia 4 tahun biasanya mengalami gangguan selama penerbangan.

Karena ini bukan pertama kalinya Viktor naik pesawat, pemiliknya sudah tahu bagaimana dia dipengaruhi oleh tekanan udara yang berubah dan lingkungan yang tidak dikenalnya.

Maka lelaki itu merencanakan hal rumit untuk membuat hewan peliharaanya itu tetap dekat dengannya.

Ia lalu menipu karyawan bandara agar berpikir bahwa kucingnya sebenarnya tidak terlalu gemuk.

Dan dia melakukan penipuan itu dengan cara yang agak sederhana.

Galin memposting permintaan bantuan di media sosialnya bertanya kepada orang-orang apakah mereka bisa meminjamkan kucing yang mirip dengan Viktor.

Dia berhasil menemukan kucing yang sangat mirip dengan beratnya yang jauh lebih sedikit daripada Victor.

Kemudian Galin menukar kucing di check-in dan mengembalikan kucing yang dipinjam ke teman setelah berhasil naik pesawat dengan Viktor di tangannya.

Rekaman CCTV mengonfirmasi bahwa Galin melanggar aturan penerbangan dengan menukar Viktor dengan kucing yang sama.

Maskapai ini membuat keputusan untuk mengusir pria itu dari program frequent flyer. (Uli)

INDOLINEAR.TV