Demi Bolos Sekolah, Pelajar Di Inggris Menggunakan Jus Jeruk Palsukan Tes Positif Covid

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Sabtu, 10 Juli 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Sejumlah pelajar di Inggris menggunakan jus jeruk untuk mendapatkan hasil tes positif Covid-19 palsu agar bisa bolos dari sekolah selama dua pekan. Jika hasil tes mereka positif, otomatis sekolah akan mengizinkan mereka absen selama dua pekan.

Eksperimen yang memerlukan tes aliran lateral Covid ini disebut “bukanlah hasil dari jus yang mengandung virus. Melainkan tampaknya terkait dengan keasamannya, yang pada dasarnya merusak hasil tes.”

Tes aliran lateral biasanya dilakukan sendiri dan menunjukkan hasil setelah 30 menit. Sampel diambil dari bagian dalam mulut dan hidung menggunakan swab yang kemudian direndam dalam cairan kemudian diperas ke strip atau alat tes.

Dikutip dari Merdeka.com (09/07/2021), hasil positif yang sama dilaporkan juga bisa terjadi dengan menggunakan makanan dan minuman lain termasuk saus tomat dan Coca-Cola.

The Guardian juga melaporkan tes seperti yang dilakukan para pelajar ini viral di TikTok di mana pengguna menguji cairan yang berbeda.

“Menurut surat kabar i, ada lebih dari 6,5 juta tampilan video yang diunggah ke platform media sosial dengan istilah pencarian #fakecovidtest,” lapor The Guardian.

Namun, setelah memverifikasi, Al Arabiya menemukan TikTok telah menghapus semua video dengan tagar tersebut.

“Frasa ini mungkin terkait dengan perilaku atau konten yang melanggar pedoman kami,” demikian laman hasil pencarian TikTok.

Seorang profesor biostatistik di Universitas Birmingham mengkritik praktik tersebut.

“Positif palsu tidak hanya mempengaruhi anak itu tetapi juga keluarga mereka dan lingkaran mereka di sekolah, jadi (itu adalah) hal yang cukup egois untuk dilakukan. Ada cara yang tidak terlalu berbahaya untuk memalsukan hari libur sekolah,” jelas Jon Deeks.

Geoff Barton, sekretaris umum Asosiasi Pimpinan Sekolah dan Perguruan Tinggi, mendesak orang tua untuk memastikan alat tes Covid digunakan dengan benar. Dia juga mengatakan, tempat terbaik bagi siswa yang tertarik untuk belajar lebih banyak tentang reaksi kimia adalah di sekolah. (Uli)