Dede Inoen Ajak Panji Petualang Mukbang `Banteng Air` Bakar

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Jumat, 13 Mei 2022
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Aksi YouTuber Dede Inoen yang merebus dan memakan makhluk aneh yang disebutnya raja jin baru-baru ini sempat membuat heboh jagat maya.

Video yang diunggah pada 22 Februari itu mendapat banyak respons dari netizen hingga ditonton lebih dari 1,7 juta kali.

Meski pada kenyataannya, raja jin yang disebut Dede Inoen itu hanyalah potongan kikil sapi yang dimodifikasi dengan mata boneka, bawang putih dan ceker ayam.

Sebenarnya Dede Inoen cukup sering mengunggah video mukbang makanan ekstrem di kanal miliknya yang diberi nama dede inoen, dilansir dari Dream.co.id (12/05/2022).

Salah satunya adalah video kolaborasinya bersama Panji Petualang saat menangkap dan membakar seekor biawak raksasa.

Dalam video yang terbagi dua bagian, tampak Dede dan Panji menyusuri sebuah sungai yang diduga dihuni oleh monster banteng air.

Banteng air ini hanyalah julukan yang diberikan Dede dan Panji untuk biawak yang berukuran sangat besar.

Seperti diketahui biawak habitatnya memang selalu berada di dekat air, seperti di sungai yang dijelajahi oleh Dede dan Panji Petualang.

Benar saja, dalam waktu tidak lama, kedua reptiler itu akhirnya berhasil menangkap seekor biawak berukuran besar.

Dede dan Panji sempat kewalahan saat akan menangkap biawak itu karena pergerakannya yang gesit saat berada di air.

Tidak itu saja, biawak tersebut ternyata juga memiliki tenaga yang kuat untuk melepaskan diri saat ekornya dipegang oleh Panji Petualang.

Ketika biawak sudah tertangkap lagi, Dede dan Panji menjelaskan bahwa biawak air tersebut boleh ditangkap.

Masalahnya, populasi biawak air sudah terlalu banyak sehingga bisa merusak keseimbangan alam liar.

Dede dan Panji kemudian membersihkan sisik dan mengeluarkan isi perut biawak tersebut.

Dede kemudian meracik bumbu seperti bawang putih, bawang merah, kunyit dan penyedap instan.

Bumbu tersebut digiling halus sebelum dioleskan pada daging biawak yang sudah dikuliti sebelumnya.

Setelah itu, Dede dan Panji mengangkat biawak yang telah dibumbui dan membakarnya di atas bara api.

Tak menunggu lama, daging biawak pun akhirnya matang. Daging biawak bakar itu kemudian ditaruh di atas daun pisang.

Sebelum makan, Dede dan Panji mengendus terlebih dahulu biawak tersebut dari kepala hingga ekor.

Menurut Dede dan Panji, rasa biawak bakar yang mereka makan sedap seperti daging ayam.

” Gak alot lagi. Kalau digoreng ini alot. Jadi ngeriyut,” tambah Dede yang mengaku pernah menggoreng daging biawak.

Mendekati video berakhir, Panji mengatakan memakan daging biawak itu aman. Kuman dan bakteri mati karena terkena api langsung. (Uli)