Deddy Corbuzier Produseri Film Animasi Knight Kris

bintangcom/indolinear.com
Rabu, 22 November 2017
loading...

Indolinear.com , Jakarta – Saat ini Industri film layar lebar Indonesia memang sedang berpihak kepada genre horor dan komedi. Lalu bagaimana dengan film animasi seperti Knight Kris? Sebagai gambaran, Pengabdi Setan dan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 2 sementara menjadi film Indonesia terlaris di tahun ini dengan raihan 4 juta penonton.

Namun hal itu tidak membuat Deddy Corbuzier bergeming. Sebagai seniman multi talenta Deddy justru ingin menghadirkan film animasi untuk penonton anak-anak yang diyakini tidak punya banyak tontonan yang penuh edukasi.

“Saya prihatin tidak ada film untuk anak-anak, makanya kami hadir dengan film animasi kelas dunia yang berlatar budaya Indonesis dan penuh edukatif,” ujar host Hitam Putih ini saat menggelar jumpa pers baru-baru ini di Jakarta.  Selaku Produser Eksekutif Knight Kris, Deddy Corbuzier menyatakan film ini ditujukan bagi anak-anak lndonesia yang selama ini minim tontonan karya lokal yang edukatif sekaligus menghibur.

Meski judulnya berbahasa Inggris, cerita dalam film ini punya konten budaya lokal, seperti tokoh pewayangan dan candi agar kids zaman now bisa belajar sejarah budaya Indonesia lewat film layar lebar. Knight Kris menceritakan tentang seorang anak kecil bernama Bayu (Chika Jessica) bersama kakak sepupunya, Kak Rani ( Stella Cornelia) menemukan sebuah keris sakti di candi misterius di dalam hutan terlarang.

Dari keris ini, Bayu jadi punya kekuatan untuk berubah wujud menjadi ksatria harimau (Deddy Coruzier) yang berbaju zirah. Keris ini ternyata menyimpan sejarah dan membangkitkan kembali sosok raksasa Asura (Bimasakti).

Menurut Deddy, film Knight Kris memuat banyak pesan moral, seperti pentingnya tahu budaya bertamu yang baik di Indonesia dan perilaku bullying yang dampaknya nggak terduga. Dari film ini pun kamu akan diajarkan untuk menanam nilai positif dan sifat bijaksana sedari dini. Namun semua itu ditampilkan tanpa kesan menggurui.

Walaupun film ini berlatar belakang budaya lokal Indonesia, karakter penokohannya mengikuti selera generasi milenia kekinian dengan grafis Computer Generated Imagery (CGI) yang keren. Menurut pengamat film dan wartawan senior, Knight Kris merupakan produk lokal rasa Hollywood dan penuh pesan moral khas Indonesia. (Gie)