DBPR Tangsel Fokus Perbaiki Fasilitas Gedung B Pada Revitalisasi Pasar Ciputat Tahap 1

FOTO: Eksklusif DBPR Tangsel for indolinear.com
Selasa, 3 November 2020
loading...

Indolinear.com, Tangsel – Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan pembangunan Revitalisasi Pasar Ciputat Tahap 1. Pekerjaan revitalisasi Gedung A dan B Pasar Ciputat ini dilakukan dua tahap dengan target waktu yang berbeda. Tahap pertama pembangunan Pasar Ciputat difokuskan untuk perbaikan fasilitas di Gedung B, sementara perbaikan Gedung A dilakukan di bagian depan saja atau disebut dengan fasad bangunan.

Menurut Plt Kepala DBPR Tangsel Ade Suprizal, saat ini pada lantai satu dan dua Gedung B Pasar Ciputat sedang dikerjakan pembongkaran lantai, dinding, rolling door dan void. Kios dengan ukuran 3×2 meter dan los 1,5×2 meter ini sedang dalam proses pembangunan. Sementara menyusul ruang penunjang, toilet dan elektrikal.

“Di lapangan terdapat kendala teknis seperti perubahan desain gambar rencana karena harus mengikuti keadan dan luas lahan yang tersedia dilapangan. Kemudian debit hujan yang deras dan saluran eksisting yang kurang memadai mengakibatkan kondisi lapangan (galian) terbanjiri sehingga menghambat pekerjaan,” katanya.

Progress pada minggu ke-8 ini semula direncanakan 31,04 persen, namun terealisasi 27,55 persen. Artinya ada deviasi sekitar -3,49%. Deviasi ini terjadi karena beberapa faktor hambatan dan masalah yang ada di lapangan. Sehingga perlu segera menemukan jalan keluar dan mempercepat pekerjaan untuk mengejar keterlambatan.

“Kami perlu penambahan tenaga kerja dan mempercepat pengadaan material untuk mengejar keterlambatan pekerjaan, serta fokus kepada pekerjaan yang dapat dilakukan dan didahulukan. Juga pada pekerjaan berada pada lintasan kritis,” jelasnya.

Pengawasan dan penertiban tenaga kerja ini selalu tertib APD,mengingat pelaksanaan proyek pada saat pandemi COVID-19, agar selalu waspada dalam pencegahan penyebaran virus di lokasi proyek. Waktu pelaksanaan tahap satu cukup terbatas yakni 130 hari kalender.(ADV)

Pengawasan dan penertiban tenaga kerja ini selalu tertib APD,mengingat pelaksanaan proyek pada saat pandemi COVID-19, agar selalu waspada dalam pencegahan penyebaran virus di lokasi proyek. Waktu pelaksanaan tahap satu cukup terbatas yakni 130 hari kalender.(ADV)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: