Daewoong Social Impactor Menghasilkan 180 Konten Digital Kesehatan

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Kamis, 9 September 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia menutup acara “Daewoong Social Impactor” secara online, kemarin. Ini adalah program duta mahasiswa yang dirancang untuk memberikan informasi kesehatan yang akurat kepada warga dengan menggunakan konten digital.

Saat ini Daewoong Indonesia berkolaborasi dengan 15 finalis Daewoong Social Impactor untuk memproduksi konten tema kesehatan untuk media sosial sejak April tahun ini. Para finalis total menghasilkan 180 konten selama program berlangsung.

Selama lima bulan terakhir, para finalis juga membuat konten yang menyampaikan informasi kesehatan yang akurat, menemukan berbagai isu kesehatan terkait Covid-19 seperti tindakan pencegahan dan peningkatan penyakit di tengah era normal baru. Mereka juga menghasilkan konten yang menyoroti para pahlawan yang melindungi kehidupan sehari-hari selama pandemi untuk menghibur warga yang lelah akibat pandemi berkepanjangan.

Salah satu finalis, Iqbal Firmansyah, secara khusus menyampaikan pesan melalui video YouTube “SWARA”, menyoroti orang-orang yang berupaya keras mengatasi kesulitan, seperti petani, pedagang, direktur rumah sakit, dan setiap orang yang mengikuti protokol kesehatan adalah pahlawan, dilansir dari Merdeka.com (08/09/2021).

Dari program tersebut, finalis Daewoong Social Impactor menghasilkan 60 video YouTube dan 120 konten Instagram untuk mengedukasi masyarakat Indonesia tentang penyakit dan pencegahannya. Video para finalis di YouTube mencatat sekitar 290.000 penayangan kumulatif.

Sengho Jeon, CEO Daewoong Pharmaceutical, mengaku sangat terkesan melihat konten yang dibuat para finalis Daewoong Social Impactor di media sosial, sehingga menyebarkan dampak positif bagi individu dan komunitas.

“Kami juga mempertimbangkan perluasan kerja sama dengan universitas untuk mendorong konten finalis menciptakan dampak positif bagi seluruh masyarakat,” kata Jeon dalam keterangan tertulisnya.

Jihan Nadira, finalis Daewoong Social Impactor 2021, mengatakan program ini bermakna dalam aspek bahwa individu dapat menjadi subyek perubahan sosial, selain perusahaan.

“Saya pribadi merekomendasikan program ini kepada teman-teman saya jika ada program serupa di masa depan karena program ini menawarkan peluang untuk mendapatkan berbagai informasi seperti tips pembuatan konten dan pengetahuan tentang perusahaan asing,” tambahnya.

Daewoong Social Impactor menawarkan hadiah beasiswa total sekitar Rp 112,5 juta. Para finalis diberi kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman mereka tentang industri perawatan kesehatan, seperti kuliah khusus oleh ahli pembuat konten dan sesi mentoring dengan karyawan Daewoong.

Tito Larif Indra, Direktur Kemahasiswaan Universitas Indonesia, berkomentar, kita dapat merasakan kekuatan generasi muda dengan menyaksikan konten yang dibuat oleh finalis Daewoong Social Impactor yang membuat gelombang sosial.

“Melalui kerja sama dengan Daewoong, mahasiswa UI mampu memaksimalkan potensi mereka dalam berpikir kreatif khususnya untuk Sustainable Development Goals (SDGs) di masa pandemi ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada Daewoong Indonesia yang memberikan kesempatan untuk mendukung kegiatan peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan kami akan mendukung langkah perusahaan ke depan,” ujarnya. (Uli)