Crazy Rich Tanjung Priok Mencuci Koleksi Moge, 1 Unitnya Seharga Rumah Mewah

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Minggu, 16 Mei 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Dalam beberapa tahun belakangan, istilah ‘Crazy Rich’ sering terdengar dan menjadi viral di media sosial. Istilah tersebut diberikan pada orang yang memiliki kekayaan berlimpah.

Selain sultan, biasanya istilah orang yang memiliki kekayaan melimpah ini banyak digunakan kalangan selebriti. Namun tak jarang juga dipakai untuk orang biasa namun punya harta yang tak bernilai

Status inilah yang disematkan pada pria bernama Ahmad Sahroni. Pria kelahiran Tanjung Priok, Jakarta Utara merupakan sosok politisi sekaligus pengusaha sukses.

Dengan pekerjaan tersebut Sahroni memiliki kekayaan yang berlimpah. Mulai dari rumah mewah, supercar hingga koleksi motor gede atau Moge.

Karena kekayaannya yang luar biasa, anggota DPR ini mendapat julukan sebagai Crazy Rich dari Tanjung Priok.

Baru-baru ini, Ahmad Sahroni baru saja mengunggah sebuah momen yang mencuri perhatian netizen di Instagram pribadinya.

Unggahan berupa video tersebut memperlihatkan deretan koleksi moge miliknya saat mendapatkan perawatan rutin.

” Breemm bremm…..,” tulis Crazy Rich Tanjung Priok dalam caption unggahan di akun @ahmadsahroni88, Rabu 10 Maret 2021, dilansir dari Dream.co.id (14/05/2021).

Dalam video terlihat sebagian moge koleksi milik Crazy Rich Tanjung Priok yang berjumlah 7 unit sedang dicuci ramai-rami.

Saking banyaknya koleksi moge miliknya, Ahmad Sahroni sampai memperkerjakan 5 orang untuk mencuci motor-motor mewah berasal dari pabrikan Eropa itu.

Unggahan Ahmad Sahroni sontak mencuri perhatian netizen di media sosial. Banyak yang ‘ngiler’ dengan koleksi moge Crazy Rich Tanjung Priok.

Dengan bercanda, ada netizen yang ingin meminjamnya. Sementara lainnya menyarankan agar moge itu disewakan saja.

” Pinjem 1 pak buat halan halan.”

” 2 unit motor bisa bangun rumah.”

” Disewakan sj kumendan.”

” Duh bingung pilih yang mana ya bang.”

” Pinjem satu bang.” (Uli)