Contoh Dongeng Pendek Dari India Kadal Hijau Dan Kadal Hitam

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Senin, 26 Oktober 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Di sebuah hutan ada dua ekor kadal yang hidup berdampingan. Meskipun begitu, mereka jarang menyapa. Mereka adalah Kadal Hijau dan Kadal Hitam. Kadal Hijau memiliki suara yang sangat merdu, sedangkan Kadal Hitam bersuara jelek.

Meskipun memiliki suara yang merdu, tetapi hal itu tak membuat Kadal Hijau menjadi sombong. Sebenarnya Kadal Hijau sudah pernah menyapa Kadal Hitam, tapi Kadal Hitam hanya diam. Kadal Hijau pikir, Kadal Hitam tak mau berteman dengannya. Padahal, sebenarnya Kadal Hitam sangat ingin memiliki teman. Ia hanya malu karena suaranya sangat jelek.

Hari ini seperti biasanya Kadal Hijau menyanyi dengan sangat merdu. Hal itu membuat sekawanan kadal datang ke rumahnya. Mereka ingin menikmati suara Kadal Hijau dari dekat. Adapun Kadal Hitam cukup sering menikmati suara Kadal Hijau, meskipun hanya dari rumahnya.Tentu saja, karena mereka bertetangga.

Semua kadal bertepuk tangan usai Kadal Hijau menyanyikan sebuah lagu. Kadal Hitam merasa sedih, kenapa tak ada yang mau berteman dengannya. Ia ingin sekali memiliki banyak teman seperti Kadal Hijau. Dengan murung, Kadal Hitam pergi ke sebuah bukit. Ia ingin mengusir rasa bosan yang menghinggapinya.

Di bukit tersebut, Kadal Hitam membuat sebuah seruling. Seruling itu hendak ia mainkan untuk mengusir rasa sepinya. Rasa sepi karena tak memiliki teman. Sementara di rumah Kadal Hijau, sang tuan rumah kembali menyanyikan sebuah lagu dengan merdu. Para penonton pun bertepuk tangan.

Kadal Hitam mulai meniup serulingnya. Rupanya alunan seruling yang ia mainkan sangat indah. Kadal-kadal yang mendengarnya jadi penasaran.

“Suara apa itu? Betapa merdunya… aku akan ke sana untuk melihatnya. Tunggulah sebentar,” ucap salah satu kadal yang saat itu sedang berada di rumah Kadal Hijau, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (25/10/2020).

Tetapi lama menunggu, kadal itu tak kunjung kembali. Kemudian kadal lain pun ikut menyusul. Lagi-lagi kadal yang pergi untuk mencari sumber suara seruling nan merdu itu juga tak kembali. Akhirnya semua kadal pun pergi ke sana. Kadal Hijau juga turut serta.

Mereka sungguh tak percaya. Kadal Hitam sedang memainkan seruling dengan begitu merdunya. Saat membuka mata, Kadal Hitam kaget. Rupanya sudah banyak kadal yang berada di depannya.

“Suara serulingmu sangat indah. Maukah kau memainkannya lagi untuk kami?”  ucap salah satu kadal.

Kadal Hitam sungguh senang mendengarnya. Ia pun mengangguk dan kembali memainkan serulingnya. Sejak saat itu, Kadal Hitam jadi memiliki banyak teman.

Pesan moral dari Contoh Dongeng Pendek : Kadal Hijau Dan Kadal Hitam adalah galilah bakat yang ada pada dirimu. Jangan fokus dengan kekuranganmu. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: