Contoh Dongeng Parabel Dari Turki Kesombongan Pemuda Jago Panah

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Minggu, 20 September 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Dahulu kala, ada seorang murid panah yang sangat berbakat. Walaupun ia baru belajar panahan selama satu tahun, ia sudah sangat pandai memanah.

la bisa memanah sebuah ranting kayu kecil di pucuk pohon. Lalu, dengan panah berikutnya ia bisa membelah panah pertama menjadi dua. Sayangnya, si murid menjadi sombong karena kehebatannya. Ia sering berkata bahwa dialah pemanah terhebat di seluruh dunia.

Suatu hari, guru si murid mengajaknya bepergian ke sebuah bukit. Sang guru adalah orang tua yang sangat pintar dan bijaksana.

Mereka tiba di tepi sebuah jurang yang sangat dalam. Dua tepi jurang itu dihubungkan dengan sebatang kayu yang tidak terlalu besar.

Sang guru berjalan menuju bagian tengah kayu, lalu mengambil sebatang anak panah. Kemudian, ia memanah pohon yang ada di seberang jurang. Setelah itu, dengan anak panah berikutnya dia memanah anak panah pertama hingga terbelah menjadi dua.

“Sekarang giliranmu? Lakukan seperti yang aku lakukan!” kata sang guru, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (19/09/2020).

Kini, si murid berjalan ke tengah kayu dengan perlahan dan hati-hati. Tapi, ia sangat ketakutan ketika melihat ke bawah jurang. Ia tahu, jika sedikit saja terpeleset, ia akan jatuh ke dalam jurang itu dan mati.

Tangan si murid mulai gemetar ketika mencoba mengambil anak panah. Ia juga tak bisa tenang saat membidik. Akibatnya, anak panah pertamanya sama sekali tidak mengenai sasaran.

Setelah mencoba sekali lagi, anak panah si murid tetap tidak bisa mengenai sasaran. Berikutnya, rasa takut semakin besar menghinggapi hatinya. Si murid bergegas hendak kembali ke tepi jurang. Tapi, ia tidak bisa melakukannya. Kakinya sudah gemetar dan ia tidak sanggup bergerak. Ia pun rnerayap melalui pohon itu.

“Tolong aku, Guru! Aku takut jatuh,” si murid berteriak minta tolong.

Sang guru menolongnya dan membawanya ke tepian. Setelah kejadian itu, sang guru sama sekali tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Ia yakin muridnya telah mendapatkan pelajaran atas kesombongannya.

Sementara itu, si murid diam dan tertunduk malu. Ia mendapatkan pelajaran bahwa seharusnya ia tidak menyombongkan ilmu yang ia punya.

Pesan Moral dari Contoh Dongeng Parabel adalah jangan pernah memiliki sifat sombong. Sebab, pasti ada orang lain yang memiliki kemampuan lebih dari kamu. Jadi, bersikaplah rendah hati. Tuhan menyukai orang yang rendah hati dan membenci orang sombong. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: