Contoh Dongeng Anak-Anak Yang Berjudul Puteri Serindang Bulan

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Senin, 15 Maret 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Dikisahkan, ada seorang putri raja yang cantik jelita. Ia bernama Serindang Bulan. Ia belum mau menikah karena tidak ingin melangkahi keenam kakak perempuannya. Akhirnya, diadakanlah pertemuan keluarga. Keenam saudarinya memaksa Serindang Bulan untuk menikah.

Lalu, disebarlah kabar bahwa Serindang Bulan sudah membuka diri terhadap pinangan. Hal tersebut membuat banyak pemuda berkeinginan melamarnya, termasuk seorang pangeran tampan. Lamaran sang Pangeran disetujui. Namun menjelang pernikahan, wajah Serindang Bulan menjadi buruk.

Hal itu membuat Pangeran kecewa, sehingga membatalkan pernikahan. Anehnya, hal itu berulang sampai sembilan kali. Karena jengkel, keenam saudarinya berniat menyingkirkan Serindang Bulan. Karang Nio diserahi tugas tersebut karena paling dekat dengan Serindang Bulan.

Dengan berat hati, Karang Nio memenuhi permintaan kelima kakaknya. Karang Nio mengajak Serindang Bulan jalan-jalan. Di tempat sepi, ia menceritakan duduk perkaranya dengan jelas, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (14/03/2021).

Lalu, Karang Nio melukai anjing dan menyimpan darahnya dalam tabung sebagai bukti. Setelahnya, Karang Nio menyuruh Serindang Bulan pergi dengan menaiki sampan. Sepeninggal Serindang Bulan, Karang Nio kembali.

Serindang Bulan tiba di daerah Muara Setahun. Selang setahun, lewat perahu yang dinaiki seorang raja bernama Tuanku Raja Alam. Sang Raja terkejut saat melihat Serindang Bulan.

Setelah berkenalan, keduanya saling bercerita, termasuk sebab Serindang Bulan tinggal di sana. Sang Raja terharu, lalu memboyongnya ke Kerajaan Indrapura.

Sesampainya di kerajaan, sang Raja berniat mempersunting Serindang Bulan. Anehnya, penyakit Serindang Bulan tidak muncul lagi. Sebelum pernikahan dilangsungkan, diutuslah beberapa orang ke tempat tinggal Raja Wawang, ayah Serindang Bulan, untuk memberitahukan maksud sang Raja Indrapura.

Raja Wawang pun mengutus keenam putrinya untuk menjadi wali. Saat bertemu, Serindang Bulan tidak mendendam kepada saudari-saudarinya. Ia sudah memaafkan mereka. Bahkan, ia menghadiahi keenam kakaknya dengan banyak harta. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: