Contoh Cerita Cerpen Dari Yunani Pemburu Singa Yang Penakut

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Rabu, 25 Maret 2020

Indolinear.com, Jakarta – “Sepertinya singa itu lari ke dalam hutan. Jejak kakinya masih ada sampai sini,” gumam seorang pemburu.

Pemburu itu lalu masuk ke dalam hutan. Ia mengikuti jejak kaki singa yang dilihatnya. Ia terus menembus hutan belantara. Hingga ia bertemu dengan seorang penebang kayu yang sedang bercocok tanam.

“Hey, kau seorang pemburu?” tanya Penebang Kayu.

“Iya, aku adalah pemburu singa.” ucap pemburu itu, bangga.

“Wah, hebat sekali,” balas si Penebang Kayu.

Pemburu itu membusungkan dadanya. Ia merasa bangga ada orang yang memujinya. Dalam hatinya timbul rasa sombong.

“Jadi sekarang kau sedang memburu singa?” tanya Penebang Kayu, dilanszir dari Dongengceritarakyat.com (24/03/2020).

“Ya, aku mengikuti jejaknya sampai ke sini. Lihatlah, jejak kaki singa itu masih terlihat,” ujar Pemburu.

“Aku tahu di mana kau bisa menemukan singa itu. Singa itu biasanya bersembunyi di balik bukit tak jauh dari sini,” ucap si Penebang Kayu.

Penebang Kayu menunjukkan arah bukit itu. Namun, si Pemburu malah tersenyum kecut. Rupanya sebenarnya ia takut dengan singa.

“Baiklah, terima kasih,” ucap si Pemburu. Kemudian ia pergi ke arah yang berbeda. Tentu saja hal itu membuat si Penebang Kayu kebingungan.

“Hey, arah bukit itu ke sana.” seru Penebang Kayu dari kejauhan.

Pemburu itu hanya diam. Ia malu untuk mengatakan kebenarannya. Namun, penebang kayu itu terus bertanya.

“Sebenarnya aku hanya mencari jejak singa,” ujar si Pemburu, berterus terang. Wajahnya mulai memerah karena malu. “Aku tak berani menemui singa itu. Aku takut dengan singa.”

Si Penebang Kayu menggeleng-geleng keheranan. Rupanya pemburu itu tak sejalan dengan perkataannya sendiri.

Pesan moral dari Contoh Cerita Cerpen : Pemburu Singa Yang Penakut (Yunani) adalah tong kosong nyaring bunyinya. Janganlah suka berbohong. Dan jangan pula sombong atau suka membesar-besarkan diri sendiri. (Uli)

INDOLINEAR.TV