Coca-Cola Gandeng Warung Pintar Untuk Digitalisasi Warung Tradisional

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Jumat, 9 Juli 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Warung Pintar Group mengumumkan kerjasamanya dengan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia, atau CCEP Indonesia. Kerja sama ini bertujuan untuk mendigitalisasi sistem distribusi ke warung atau toko kelontong tradisional tanpa mendisrupsi distributor resmi yang sudah bekerja sama dengan CCEP Indonesia.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu strategi CCEP untuk mendapatkan data persebaran produk yang lebih transparan yang nantinya digunakan sebagai dasar dalam menginisiasi strategi distribusi maupun pemasaran secara optimal.

Bermitranya CCEP Indonesia dengan Warung Pintar Group memungkinkan CCEP Indonesia untuk mendapatkan transparansi data konsumen dan potensi persebaran produk ke lebih dari 500.000 warung di dalam ekosistem Warung Pintar Group ke depannya. Jumlah warung pun akan terus bertambah seiring dengan pertumbuhan Warung Pintar yang ditargetkan memiliki 1.000.000 warung dalam tiga tahun ke depan.

“Saat ini kami memperluas upaya disrupsi digital ke garda depan bisnis untuk mendukung strategi pertumbuhan sebagai fokus utama dengan memanfaatkan berbagai channel online yang ada,” jelas Lakshman Peiris, Direktur Marketing Coca-Cola Europacific Partners Indonesia dalam keterangan persnya, dilansir dari Merdeka.com (08/07/2021).

Agung Bezharie, CEO Warung Pintar Group mengatakan, digitalisasi channel tradisional yang diciptakan oleh Warung Pintar Group bertujuan untuk menghadirkan transparansi informasi guna membantu semua pihak dalam menciptakan strategi distribusi produk dan pemasaran yang efektif dan menguntungkan bagi seluruh ekosistem warung.

Dengan bekerja sama dengan CCEP Indonesia, hal ini turut memvalidasi keberadaan Warung Pintar Group dalam menjawab permasalahan seluruh pihak di alur distribusi general trade dari berbagai skala.

“Begitupun brand, di mana kami layanan kami mampu menjawab permasalahan brand dari skala terkecil hingga yang paling besar, seperti CCEP Indonesia,” ungkap Agung. (Uli)