Coba Lima Cara Redakan Sesak Napas Tanpa Obat

FOTO: dream.co.id/indolinear,com
Kamis, 2 September 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Sesak napas merupakan suatu kondisi yang bisa dialami oleh siapa saja. Keluhan ini bisa jadi karena banyak faktor, bisa karena kondisi paru-paru, lambung atau mungkin ada serangan panik.

Sebagai langkah awal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Tak perlu panik jika tak ada stok obat sesak napas. Dilansir dari Dream.co.id (31/08/2021), coba dulu redakan dengan cara-cara berikut. Apa saja?

Minum Teh jahe

Teh jahe dapat membantu kamu untuk lebih tenang, dan juga membantu meredakan infeksi pernapasan. Jahe mengandung zat antiinflamasi yang bisa membantu jika ada peradangan yang sebabkan sesak. Coba tenangkan diri, dan minum teh jahe hangat. Jika masih terus berlanjut atau semakin parah, segera ke dokter.

Kopi Hitam

Kopi hitam dapat bekerja untuk mengurangi ketegangan pada otot-otot yang ada di saluran pernapasan. Coba minum kopi hitam hangat, sambil tenangkan diri.

Berdiri sambil bersender pada tembok

Cobalah posisi berdiri, sambil punggung bersender di tembok, dan biarkan pinggulmu beristirahat sejenak. Perhatikan posisi kaki, harus dibuka sedikit, dan biarkan tangan berada di dekat tangan. Buat tubuh lebih rileks dan biarkan tangan di depan.

Pernapasan dengan bibir maju

Cobalah bernapas menggunakan bibir maju atau mengerucut, dengan cara ini kamu bisa menarik napas lebih dalam. Untuk bisa melakukannya kamu harus berlatih.

Caranya adalah duduk di lantai, dengan posisi duduk lotus, dan coba untuk menjaga punggung tetap tegak. Tarik napas dalam dari mulut, dan tahan 4-5 detik. Setelah itu kerucutkan bibir dan embuskan napas selama 4 detik. Lakukan gerakan ini 10-15 kali.

Duduk ke arah depan

Beristirahat sambil duduk ternyata juga bisa membantu kamu redakan sesak napas. Cobalah untuk duduk di kursi, dan perhatikan agar kaki tetap menempel di lantai.

Setelah itu, condongkan tubuh ke arah depan, sambil meletakan siku pada lutut. Terakhir pegang dagumu, dan biarkan leher dan bahu santai. (Uli)