Coba Kabur Dari Penjara, Napi Kelas Kakap Nyamar Menjadi Putrinya

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Rabu, 16 Oktober 2019
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Brasil – Seorang tahanan Narkoba di Brasil tertangkap saat mencoba kabur dari penjara Gericino pada Sabtu 3 Agustus 2019 lalu. Upaya pelariannya diketahui setelah dia mencoba mengelabui petugas dengan cara yang konyol.

Penyelundup Narkoba kelas kakap bernama Clauvino da Silva itu mencoba kabur dengan berdandan seperti putrinya yang berumur 19 tahun.

Melansir dari Dream.co.id (14/10/2019), Clauvino menyamar dengan menggunakan topeng lateks, rambut palsu, kacamata, dan baju merah muda.

Pada saat kejadian, pria berjuluk “ Shorty” atau “ Si Pendek” ini mendapat kunjungan dari putrinya.

Clauvino yang berambisi menghirup udara bebas itu tega meninggalkan putrinya di balik sel penjara menggantikan posisinya.

Gugup

Awalnya, Clauvino berhasil melewati penjagaan pertama. Namun penyamaran terbongkar setelah sipir penjara melihat wanita jadian-jadian didepannya terlihat sangat gugup.

Sekretariat Penjara Rio de Janerio merilis foto dan video ketika Clauvino da Silva membuka penyamarannya setelah ditangkap.

Si Pendek membuka satu persatu penyamarannya mulai dari kacamata, rambut palsu, pakaian, kemudian topengnya.

Bukan Kali Pertama

Upaya kabur dari penjara ternyata bukan pertama kali dilakukan Silva. Pada tahun 2013, dia sempat berhasil keluar dari penjara yang sama setelah kabur melalui selokan.

Tetapi kebebasannya tidak bertahan lama. Bulan berikutnya ketua geng ini kembali ditangkap saat mencoba menguasai kota kumuh di distrik barat Rio dengan kelompok pria bersenjata berat.

Silva dipenjara setelah divonis hukuman selama 73 tahun karena terlibat sebagai ketua dalam kelompok penyelundup narkoba bernama Komando Merah. Kelompok ini merupakan salah satu kelompok yang paling berpengaruh di Brazil.

Karena perbuatannya, kini Clauvino da Silva ditempatkan ke penjara dengan keamanan yang paling ketat.

Tujuh pengunjung penjara dan anak perempuan Silva, Ana Gabriele Leandro da Silva, diinterogasi oleh pihak kepolisian untuk menyelidiki keterlibatan mereka dalam kasus ini. (Uli)