“City Recovery” jadi Prioritas Penanggulangan Dampak Pandemi di Kota Tangerang

FOTO: rahmat/indolinear.com
Kamis, 11 Februari 2021
loading...

Indolinear.com, Kota Tangerang – Pandemi Covid-19 di tanah air belum usai, tidak terkecuali di Kota Tangerang. Upaya penanggulangan pun terus dilakukan, agar penyebaran kasus Covid-19 segera berakhir.

Selain mendukung program pemerintah pusat dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Pemerintah Kota Tangerang fokus untuk menanggulangi dampak pandemi tersebut. Upaya ini dilakukan melalui program ‘City Recovery’.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Mulyani mengatakan, pada 2021 ini Pemerintah Kota Tangerang akan mengedepankan program ‘City Recovery’ sebagai langkah penanggulangan dampak pandemi Covid-19 di Kota Tangerang. Program ini antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia, infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

Pada peningkatan kualitas sumber daya manusia misalnya, pemerintah daerah setempat mengadakan pelatihan di tiap Balai Latihan Kerja.

“Pelatihan kerja ini akan dilanjutkan di tahun depan. Pemerintah Kota Tangerang juga akan menyiapkan beasiswa bagi siswa berprestasi yang tidak mampu,” ujar Mulyani kepada Indolinear.com, Kamis (11/2/2021).

Adapun dalam peningkatan infrastruktur, Pemerintah Kota Tangerang memprioritaskan pembangunan jalan, terutama jalan rusak sebagai ekses dari proyek strategis nasional, seperti Jalan Juanda dan Jalan Marsekal Surya Darma Ali.

Mulyani menyebut, meski terkendala kondisi pandemi, pembangunan di Kota Tangerang masih terus berjalan. Terbukti, beberapa program di 2020 masih bisa tetap diselesaikan, di antaranya renovasi Stadion Benteng dan Alun-alun Kota Tangerang atau sering disebut Lapangan Ahmad Yani.

Renovasi Stadion Benteng, kata dia, dibiayai melalui APBD Kota Tangerang. Sementara itu, renovasi Lapangan Ahmad Yani dilakukan melalui program ‘Corporate Social Responsibility’ dari salah satu bank pembangunan daerah di Provinsi Banten. Kedua sarana tersebut merupakan ikon terbarukan Kota Tangerang selama satu tahun terakhir.

“Juga berbagai program lain untuk penanggulangan Covid-19, seperti pemberian bantuan sosial untuk warga yang terkena dampak Covid-19 dan program Wifi Gratis di 924 RW di Kota Tangerang,” jelas Mulyani.

Mantan Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Daerah Kota Tangerang ini menegaskan, pada kondisi pandemi ini, kesehatan masyarakat tidak kalah penting dan harus diprioritaskan. Untuk itu salah satu upaya utama Pemerintah Kota Tangerang dalam penanganan Covid-19 yaitu mengintensifkan 3T, terdiri dari melakukan tes Covid-19 (testing), penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19 (treatment).

Selain 3T, Pemerintah Kota Tangerang mengoptimalkan para aparatur untuk ikut menekan penyebaran Covid-19 melalui Operasi Aman Bersama. Di mana, para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang terjun langsung ke lapangan sesuai wilayah binaan untuk mengingatkan langsung kepada masyarakat tentang protokol kesehatan dan bahaya Covid-19.

“Selain itu, Pemerintah Kota Tangerang juga melanjutkan program Kampung SiGacor di setiap RT. Sehingga program penanggulangan Covid-19 ini bisa dilakukan secara menyeluruh dengan keterlibatan dari setiap unsur masyarakat,” kata Mulyani.

Dia pun mengimbau seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk tidak lengah dan selalu menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, serta menghindari kerumunan.(srh)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: