Ciptakan Transportasi yang Lebik Baik di Tangsel Melalui LGTOF

FOTO: Eksklusif Diskominfo Tangsel for indolinear.com
Senin, 3 Desember 2018

Indolinear.com, Tangsel –  Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar Local Government Transport Officer Forum (LGTOF)  di Hotel Santika, BSD City, Tangerang Selatan. Kegiatan dengan tema “Transport Innovation Development : People Oriented” ini diselenggarakan pada tanggal 21-24 November 2018.

”Saya berharap adanya LGTOF ini, bisa memberikan gagasan untuk menciptakan transportasi yang memenuhi segala kebutuhan masyarakat,” kata Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie saat memberikan sambutan di acara LGTOF.

Benyamin Davnie pun melanjutkan harapannya agar konsep moda transportasi  saat ini tidak lagi berprespektif konvensional  saja , namun bisa berbasis teknologi  yang sekarang sudah begitu pesat dan maju.

”Saya harap, pemikiran LGOTF ini bisa menjadi solusi untuk kami dalam memberikan pelayanan publik ke masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman,”  lanjutnya.

Penyelenggaraan LGTOF tahun ini merupakan bagian dari kegiatan yang dipelopori oleh United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG-ASPAC) atau Asosiasi Pemerintah Daerah dan Pemerintah Kota se-Asia Pasific.  Dimana Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) diketuai Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany tergabung dalam UCLG-ASPAC tersebut.

Menurut Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, pengelolaan transportasi satu hal penting yang menjadi prioritas setiap pemerintahan suatu wilayah. Pengelolaan transportasi yang baik bukan hanya selalu menambah atau memperlebar jalan raya, tetapi juga menyediakan sarana dan prasarana transportasi massal yang bisa dijangkau semua lapisan masyarakat. Selain itu transportasi memberikan akses kemudahan untuk masyarakatnya berpindah-pindah tempat tanpa mengalami kendala kemacetan.

“Bagaimana memenej yang baik untuk transportasi. Transportasi secara bisnis harus disubsidi. Di negara manapun, penting dilakukan bagaimana membuat transportasi massal,” jelas Airin.

Diakhir acara  Marcel Pandin yang merupakan Senior Advisor UCLG Aspac menyampaikan hasil rekomendasi pertemuan tersebut, penting bagi setiap pengambil kebijakan untuk dapat mengembangkan kapasitasnya dalam rangka penyusunan strategi urban mobilty plan .

Baca Juga :  Kemenag Tangsel Terapkan Pembelajaran Kitab Kuning di Madrasah

“Rekomendasinya diantaranya agar (pengambil kebijakan) dapat mengembangkan kapasitas untuk penyusunan urban mobility plan dan mendorong kordinasi lebih baik antar wilayah,” ucap Marcel.(Adv)

Informasi seputar Kota Tangsel lainnya, klik https://tangerangselatankota.go.id

%d blogger menyukai ini: