Cikal Bakal Usia Pensiun Rata-Rata Warga Dunia 65 Tahun

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Senin, 3 Agustus 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pada awal 1880-an, Kanselir Otto Von Bismarck dari Jerman punya masalah. Sehingga, kerusuhan Marxis menyebar ke seluruh Eropa dan beberapa warga di negaranya sendiri menyerukan reformasi sosialis.

Untuk meredakan suasana, mereka mencegah kebijakan yang lebih radikal, Bismarck menyusun program asuransi sosial pertama, demikian dikutip dari Liputan6.com (01/08/2020).

Di mana pemerintah nasional berkontribusi pada dana pensiun orang Jerman yang sudah tergolong tua dan tidak lagi bekerja.

Bismarck mengumumkan gagasan itu pada tahun 1881. Menurut sejarawan di Administrasi Jaminan Sosial Amerika, umur pensiun yang selama ini kita kenal yaitu 65 tahun, ternyata usia Bismarck kala itu.

Namun, adapula versi lain. Jerman awalnya memilih usia 70 tahu sebagai usia pensiun. Namun, setelah Bismarck meninggal barulah diturunkan menjadi 65 tahun.

Pilihan untuk usia kelayakan sebenarnya dinilai cerdas, dan mungkin sedikit sinis. Meskipun rencananya adalah untuk mengapit kaum Marxis, Bismarck masih menuai kritik tentang kebijakan pensiun hari tua, dan politikus sayap kanan itu dicap sebagai sosialis.

Diadopsi Amerika Serikat

Tuduhan yang sama juga diarahkan pada pada Presiden Franklin Roosevelt ketika dia mengimpor ide itu ke AS beberapa dekade kemudian.

Komite Keamanan Ekonomi, yang meluncurkan sistem Jaminan Sosial Amerika pada tahun 1935, memilih 65 sebagai usia pensiun, tetapi SSA mengatakan bahwa pemerintah federal tidak hanya mengikuti pimpinan Jerman.

Sementara itu, Jerman sempat berupaya melakukan penyesuaian terhadap sistem bersejarah yang mereka miliki sendiri.

Dengan mengusulkan peningkatan bertahap usia pensiun resmi menjadi 67 tahun. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: