Cetak Rekor Enam Kali, Tangsel Kembali Raih Juara Umum MTQ Tingkat Banten

FOTO: sopy/indolinear.com
Minggu, 16 Agustus 2020
loading...

Indolinear.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali mendulang prestasi pada MTQ tingkat Provinsi Banten. Ini merupakan kali keenam Kota Tangsel menjadi Juara Umum.

Adapun kategori juara yang berhasil diraih Tangsel adalah, kategori dukungan anggaran pembinaan Al-quran, kategori dukungan regulasi pembinaan Al-quran,  kategori dukungan sarana dan prasarana pembinaan Al-quran dan sebagai bentuk penghargaan utama, Tangsel juga menyabet award dengan kategori daerah dengan prestasi yang diraih dalam MTQ Provinsi Banten sebagai juara Umum.

“Penghargaan yang didapatkan hari ini merupakan hasil dari upaya kami selaku pemerintah untuk menerapkan visi misi kami. Yaitu, Kota yang cerdas, Modern dan Religius,” ujar Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany pada Sabtu, 15 Agustus 2020.

Airin mengucapkan terima kasih kepada peserta MTQ dan pembimbing yang telah berhasil meraih penghargaan dan mempertahankan menjadi juara umum. “Alhamdulillah, ini merupakan hasil kerja keras kita bersama dalam pembinaan keagamaan di Kota Tangsel,” ungkapnya.

Sementara Wakil Gubernur Banten, Andhika Hazrumy menjelaskan bahwa proses MTQ kali ini memang lebih berat daripada biasanya. Lebih sebentar dan lebih tertutup. Sehingga dirinya memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan juri yang terus berupaya memberikan yang terbaik dalam acara kali ini.

Dia menjelaskan nantinya seluruh juara pada MTQ ini bisa mewakili Banten dalam proses MTQ nasional yang akan diselenggarakan pada November mendatang. “Semoga peserta yang mewakili Banten bisa mengharumkan nama Banten di kancah nasional,” ujar Andhika.

Dalam kesempatan itu, dia juga menjelaskan bahwa Banten sudah keluar dari daftar episentrum penularan Covid-19. Namun pemerintah Banten akan terus berupaya hingga seluruh kabupaten kota bisa menjadi wilayah hijau. Salah satu upaya yang dilakukan adalah PSBB.

Karena itulah, pelaksanaan MTQ ini dilakukan dengan ketat. Melakukan perlombaan tanpa pendukung. Sementara penonton hanya bisa melakukannya dengan menyaksikan secara virtual.

Ketua Panitia MTQ Banten Soleh Hidayat menjelaskan bahwa meskipun dilakukan secara tertutup, seluruh pendukung tetap bisa menyaksikannya secara langsung melalui media elektronik. Dari data yang dikumpulkan. Ada sebanyak 5.000 hingga 6.000 orang yang menyaksikan acara ini.

”Karena itu meskipun harus dilakukan dengan proses protokol kesehatan, masyarakat tetap ikut berpartisipasi dalam acara ini,” ujarnya.(sopy)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: