Cerpen Singkat Dongeng Rakyat Dheda Dan Lima Butir Kentang

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Kamis, 13 Februari 2020

Indolinear.com, Jakarta – Dahulu, ada seorang pencari kayu bakar bernama Dheda. Dia hidup bersama istri dan ketiga anaknya. Mereka keluarga miskin yang tinggal di gubuk sederhana.

Sudah seminggu ini, setiap hari turun hujan. Dheda pun tidak bisa pergi ke hutan mencari kayu bakar.

Istri Dheda berkata, “Suamiku, persediaan makanan kita hampir habis. Di sini, hanya tersisa lima butir kentang. Itu pun tidak cukup untuk makan kita sekeluarga.”

“Aku tahu. Bersabarlah, semoga besok tidak hujan dan aku bisa pergi bekerja. Sisa kentang yang ada biarlah untuk makan anak-anak saja,” kata Dheda, dilansir dari Dongengceritarakyat (12/02/2020).

Menjelang sore, ada seseorang yang mengetuk pintu rumah Dheda. Setelah dibuka, ternyata ada seorang pengemis tua. Dia basah kuyup kehujanan.

“Aku sudah berhari-hari kehujanan. Aku juga kedinginan dan kelaparan. Bolehkah aku minta sedikit makanan?” tanyanya.

Dheda kasihan melihat si pengemis. Tapi, dia juga tidak mempunyai banyak makanan.

Setelah berpikir, akhirnya Dheda memberikan sisa makanan yang dia punya.

“Istriku, tolong berikan lima butir kentang itu pada si pengemis. Aku sangat kasihan melihatnya,” kata Dheda.

“Baiklah, aku akan memasaknya dulu,” kata istri Dheda.

Setelah matang, kentang pun dihidangkan. Si pengemis makan empat butir kentang.

Kini, kentang yang tersisa tinggal satu. Sebelum pergi dia berpesan, “Jika kalian mau makan, irislah kentang ini menjadi lima. Pasti cukup untuk makan keluargamu.

Dheda kemudian mengiris kentang itu menjadi lima. Ternyata, kelima irisan kentang itu berubah menjadi lima butir kentang.

Jika sebutir kentang diiris lima lagi, maka tiap irisannya akan menjadi lima butir kentang lagi. Begitu seterusnya.

Kini, Dheda dan keluarganya tidak pernah kekurangan makanan lagi. Dheda juga membagi-bagikan kentangnya pada tetangganya.

Kata kata moral dari Cerpen Anak Singkat : Dheda dan Lima Butir Kentang adalah Senang Berbagi. Berbagilah. Dengan berbagi, kita akan mendapatkan kebahagiaan. Harta kita juga tidak akan berkurang jika kita selalu berbagi. (Uli)

INDOLINEAR.TV