Cerpen anak Yang Berjudul Negeri Baldash Dan Putri Afsheen

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Rabu, 8 September 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Alkisah, ada sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Baldash.

Kerajaan itu dipimpin oleh seorang raja bernama Aldrich.

Raja mempunyai seorang putra mahkota yang sangat tampan, berkulit putih, dan bertubuh tinggi, yakni Pangeran Juan.

Raja Aldrich rela memberikan apa pun untuk rakyatnya. Ia sangat dermawan, begitu pula Pangeran Juan.

Sang pangeran benar-benar mementingkan kemajuan dan kepentingan rakyat.

Sayangnya, Kerajaan Baldash belum bisa maju, karena rakyatnya sangat malas bekerja dan suka mengeluh.

Padahal, negeri mereka adalah negeri yang kaya. Namun, karena rakyat tak mampu mengolah hasil perkebunan mereka sendiri, akhirnya Negeri Baldash menjadi miskin.

“Wahai Juan anakku, apa yang harus kita lakukan? Negeri kita makin miskin, tetapi rakyat tak menyadarinya. Mereka masih asyik dan terlena dalam kemalasan,” ucap raja dengan putus asa, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (07/09/2021).

“Tenanglah, Ayahanda. Pasti akan ada jalan keluar jika kita mau berusaha,” hibur Pangeran Juan, menyemangati ayahnya.

Tak lama kemudian, terdengar kabar bahwa di negeri tetangga Ada seorang putri yang mampu memberikan pengaruh terhadap orang lain.

Maka, diundanglah putri itu ke istana Baldash oleh sang raja.

Setelah menjamu putri itu, raja pun menceritakan permasalahan negerinya.

“Wahai Raja, aku hanyalah wanita biasa. Aku tak mampu mengubah nasib kerajaanmu. Hanya engkau dan rakyatmu yang bisa mengubahnya, karena ini adalah kerajaanmu,” kata putri yang bernama Putri Afsheen itu.

“Tetapi, rakyatku sangat malas bekerja. Apa yang harus aku lakukan?” tanya raja penuh harap.

“Serahkan semua kepada Tuhan. Berdoalah kepada-Nya. Teruslah meminta rakyat untuk kembali bekerja,” nasihat Putri Akheen.

Sesuai yang dikatakan Purri Afsheen, raja pun mengumpulkan seluruh rakyntnya.

Putri Afsheen lalu menceritakan sebuah kisah yang menarik, tentang sebuah kerajaan yang miskin karena rakyatnya yang malas.

Olala, ternyata hal itu membuat rakyat sadar. Mereka menyesal dan berjanji akan berubah.

Sejak Saat itu, kerajaan menjadi makmur kembali dan rakyat bekerja dengan giat.

Amanat yang bisa dipetik dari cerita dongeng Indonesia adalah rajinlah bekerja agar hidupmu bermanfaat. Orang malas tak akan berguna hidupnya. (Uli)