Cerita Rakyat Dunia dari Jepang Berjudul Tepatilah Janji

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Minggu, 18 Oktober 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Burung hantu tengah asyik menikmati makanannya. Makanan yang dimilikinya cukup banyak sehingga ia tak menghabiskannya. Burung hantu berniat menyimpannya. Itu artinya, esok dia tak usah bersusah payah mencari makan.

Karena kekenyangan, burung hantu tertidur dengan lelap. Ia tak menyadari ada seekor tikus yang mengendap-endap di rumahnya.

Tikus itu hendak mencuri makanan burung hantu. Dengan sangat cepat, si tikus berlari pulang, tentunya dengan membawa makanan milik si burung hantu.

Beberapa saat kemudian, burung hantu terbangun. Ia kaget melihat makanan miliknya tak ada. Pastilah ada penyusup yang masuk ke rumahnya. Burung hantu segera keluar untuk mencari pencuri itu.

Burung hantu bertanya kepada tetangganya, gagak. Gagak sedang duduk santai di sebuah pohon.”Hai gagak, aku telah kehilangan makanan yang aku simpan di rumahku. Apakah kau melihat ada yang masuk ke rumahku saat aku tertidur?” tanya burung hantu.

“Tadi aku melihat tikus datang ke rumahmu. Tapi aku tak tahu apakah dia mencuri makananmu atau tidak,” jawab burung gagak, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (17/10/2020).

Burung hantu yakin, tikuslah yang telah mencuri makanannya. Maka ia pun langsung pergi menuju rumah tikus. Benar saja, di rumah itu, tikus tengah asyik menikmati makanan burung hantu.

“Rupanya benar, kau yang mencuri makananku,” seru burung hantu, marah. Tikus merasa ketakutan melihat burung hantu marah. Ia berjanji besok pagi akan mengembalikan makanan yang sudah dicurinya.

“Baiklah, aku tunggu besok pagi. Jika kau tak mengembalikan makananku, maka kau akan tahu akibatnya,” dengus burung hantu.

Burung hantu pulang ke rumahnya. Esoknya, ia menunggu tikus untuk mengembalikan makanannya. Tetapi sampai menjelang sore, tikus tak juga datang. Hari berikutnya juga sama. Tikus tak menepati janjinya. Hal itu membuat burung hantu menjadi marah. Ia pun kembali menemui tikus.

Olala… rupanya tikus sedang tidur dengan santainya. Burung hantu langsung membangunkannya, lalu mencakar wajah tikus sampai terluka.

“Itu hukuman bagi yang suka ingkar janji,” dengus burung hantu, lalu pergi meninggalkan tikus yang masih kesakitan.

Pesan moral dari Cerita Rakyat Dunia dari Jepang : Tepatilah Janji adalah Jangan sekali-kali kamu ingkarjanji. Sekali kamu ingkar janji, maka selamanya kamu takkan dipercaya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: