Cerita Rakyat dari Finlandia Berjudul Sergevan Dan Nenek Tua

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Selasa, 3 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Di sebuah negeri es, ada seorang anak muda yang penuh semangat bernama Sergevan. la suka berkelana dan berburu rusa. Suatu kali, setelah tiga hari berburu dan persediaan makanannya menipis, Sergevan belum mendapatkan seekor rusa pun.

la semakin masuk ke dalam hutan dan menemukan sebuah gubuk. Di dalam gubuk itu hidup seorang nenek tua.

“Kau pasti dari berasal tempat yang jauh sekali. Kau boleh menginap di gubukku malam ini. Apakah kau sudah mendapatkan hewan buruan?” tanya nenek tua.

“Aku tidak menemukan rusa di mana pun,” jawab Sergevan, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (02/08/2021).

Lalu nenek tua bercerita, “Sebenarnya di sini ada banyak sekali rusa. Kau hanya perlu tahu bagaimana cara mencarinya. Dulu ada seorang pemburu yang hebat. la suka memancing rusa dengan nyanyiannya. Dan ia mengejar rusa saat angin berembus di belakangnya. ltulah mengapa ia….”

Belum selesai nenek tua berbicara, Sergevan berlari dengan bersemangat menuju hutan. Tidak lama kemudian, ia kembali ke gubuk nenektua. “Ah, nasihatmu tidak bagus. Aku tidak bisa menangkap rusa dengan cara itu,” kata Sergevan.

Nenek tua itu pun tertawa dan berkata, “Kau persis seperti pemburu yang aku ceritakan itu. la juga tidak mau mendengarkan nasihatku sampai selesai. Itulah mengapa ia tidak berhasil berburu karena rusa akan lari mendengar nyanyian manusia. Rusa juga bisa mencium bau manusia yang terbawa embusan angin.”

“Ohhh, baiklah aku akan berburu lagi,” kata Sergevan.

“Jangan sekarang, tunggulah sampai besok,” kata nenek tua. Kali ini Sergevan mendengarkan nasihat nenek tua.

Esoknya, ia melaksanakan nasihat nenek tua saat berburu. la pun mendapat hasil buruan yang banyak. Itulah gunanya mendengarkan nasihat dengan penuh perhatian dan sampai selesai

Pesan Moral Cerita Rakyat dari Finlandia : Sergevan Dan Nenek Tua dari adalah mintalah nasihat kepada orang yang ahli. Saat dinasihati orangtua, dengarkanlah dengan seksama sampai selesai agar tidak salah saat melakukannya. (Uli)