Cerita Pendek Untuk Anak TK Dari Yunani Tipuan Kucing

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Senin, 30 Maret 2020

Indolinear.com, Jakarta – Ada sekelompok tikus yang tinggal di salah satu rumah manusia. Di sana uga terdapat seekor kucing yang ganas. Kucing itu suka sekali membuat tipuan agar bisa menangkap tikus dengan mudah.

Suatu hari, kucing berpura-pura mati. Ia sengaja menggantungkan kedua kakinya di atas rak. Kepalanya menghadap ke bawah. Melihat hal itu, para tikus tak curiga. Mereka mengira kucing benar-benar telah mati.

“Mungkin dia telah berbuat kesalahan sehingga majikannya menggantungnya seperti itu,” ucap salah satu tikus, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (29/03/2020).

“Kalau dia sudah mati, itu artinya kita aman. Tak ada lagi tikus di rumah ini,” balas tikus lainnya. Mereka pun bersorak senang.

Tikus-tikus itu mendekati kucing yang mereka pikir sudah mati. Kucing masih pura-pura diam. Para tikus lalu menari dengan senang. Mereka pikir mereka sudah menang.

Saat para tikus menari, kucing langsung melompat. Hap! Beberapa tikus berhasil ia tangkap. Semua tikus pun lari berhamburan.

“Rupanya itu tipuan kucing,” seru salah satu tikus.

Beberapa hari setelah kejadian itu, para tikus lebih berhati-hati. Mereka takut kucing akan memperdaya mereka lagi. Kucing tak kehabisan akal. Ia selalu saja memiliki ide untuk mengelabui tikus.

Hari ini, kucing menggulingkan tubuhnya ke tepung. Kemudian ia berdiam diri di atas gumpalan tepung itu. Kucing pun jadi tampak seperti adonan kue.

Tikus keluar dari sarangnya. Merasa aman, mereka pun mengendap-endap ke arah dapur. Mereka melihat adonan kue.

“Sepertinya adonan kue itu enak. Bagaimana kalau kita mengambilnya?” tanya tikus yang paling kecil.

“Sebentar, Jangan terburu-buru.” ucap salah seekor tikus tua yang sudah tak berekor. Ekornya terputus saat melarikan diri dari kucing.

Tikus tua itu memperhatikan gumpalan tepung tersebut. Ia merasa ada yang aneh. Gumpalan itu seperti ada matanya. Ya, kucing memang melumuri tubuhnya dengan tepung. Namun, matanya masih tampak berkedip.

“Jangan ke sana, itu adalah tipuan kucing! Kalian harus selalu berhati-hati,” seru tikus tua.

“Bagaimana kau tahu bahwa itu adalah tipuan kucing?”tanya salah satu tikus.

“Lihatlah tepung itu baik-baik. Ada mata yang berkedip di sana. Itu adalah mata kucing,” balas tikus tua.

Tikus lain bersyukur. Untung saja tikus tua waspada dan berhati-hati. Kalau saja tadi mereka ceroboh, mungkin kucing sudah menangkap mereka.

“Jangan sampai kita tertipu lagi,” ucap tikus tua.

Pesan moral dari Cerita Pendek Untuk Anak TK : Tipuan Kucing (Yunani) adalah jangan sampai terjatuh ke dalam lubang yang soma. Belajarlah dari pengalaman yang sebelumnya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT:

Berita Menarik Lainnya