Cerita Pendek Dari Yunani Yang Berjudul Telur Emas

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Jumat, 27 Maret 2020

Indolinear.com, Jakarta – Suatu hari ada sepasang suami istri yang hidup miskin. Mereka membeli seekor ayam betina. Mereka merawat ayam betina itu dengan sangat baik. Suatu ketika, ayam betina itu merasa kasihan dengan sepasang suami istri yang merawatnya, sebab suami-istri itu sudah tak memiliki sepeser uang pun untuk nembeli makan.

“Aku akan bertelur agar mereka bisa membeli nakanan,” pikir Ayam Betina.

Hari itu ayam betina bertelur. Bukan sembarang telur, melainkan telur emas! Tentu saja suami istri itu sangat senang. Mereka lalu menjual elur emas itu. Mereka mendapatkan banyak uang dari telur emas tersebut. Mereka nenghabiskan uang itu untuk keperluan mereka.

Melihat majikannya senang, Ayam Betina juga senang. Hampir setiap hari ia bertelur. Suami istri pun menjadi kaya raya. Mereka tak perlu lagi mencari uang dengan susah payah. Mereka juga memiliki makanan yang banyak dan enak.

“Semua itu berkat telur emas ayam kita. Dia harus bertelur tiap hari agar kita tak menjadi orang susah lagi,” ucap istrinya, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (26/03/2020).

Semakin hari, mereka semakin boros. Mereka menghambur-hamburkan harta yang mereka peroleh dari telur emas. Hingga mereka lupa memperhatikan ayam betina yang mereka miliki. Ayam itu jarang diberi makan. Tidak heran jika ayam itu menjadi jengkel.

“Kalian sungguh tak bersyukur. Aku sudah bertelur emas setiap hari, kalian justru menghambur-hamburkan uang yang kalian miliki. Kalian juga melupakanku.” dengus Ayam Betina.

“Besok aku tak mau bertelur lagi,” lanjutnya.

Keesokan harinya, Ayam Betina benar-benar tak bertelur lagi. Begitupun hari-hari berikutnya. Suami-istri itu menjadi khawatir. Semakin lama, harta mereka juga semakin menipis. Itu karena mereka sangat boros.

Suami istri itu pun kembali miskin. Mereka jadi kesal dengan ayam betina.”Harusnya kau bertelur setiap hari agar kami tak kembali miskin!” dengus sang suami.

“Dasar ayam bodoh,” umpat istrinya, kesal.

“Lebih baik kita potong saja ayam itu. Di dalam perutnya pasti banyak telur emasnya,” balas suaminya.

Mata istrinya berbinar. Mereka sepakat untuk menyembelih ayam tersebut. Tetapi setelah disembelih, rupanya di dalam perut ayam itu tak terdapat telur emas. Suami istri itu tentu saja sangat kecewa. Kini, ayam bertelur emas milik mereka telah mati. Mereka tak bisa lagi berharap pada telur emas itu. Ini semua terjadi karena ketamakan mereka. Kalau saja mereka tetap menyayangi ayam itu, pasti ayam betina tersebut akan tetap terus bertelur emas.

Pesan moral dari Cerpen Beserta Gambarnya adalah ketamakan merusak hati dan dapat membuat kita kehilangan sesuatu yang sangat berharga. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT:

Berita Menarik Lainnya