Cerita Fabel Pendek Berjudul Serigala, Merpati, Dan Burung Bangau

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Minggu, 26 April 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Suatu hari, serigala melihat sarang merpati di atas tebing. Serigala tidak bisa memanjat tebing. Tapi, ia punya akal licik untuk menipu merpati.

“Berikan aku satu anakmu!” kata serigala kepada induk merpati dari bawah tebing.

“Aku tidak akan melakukan itu,” kata induk merpati.

“Berikan padaku, atau aku akan terbang ke sarangmu dan memakan semuanya,” kata serigala. Induk merpati ketakutan dan memberikan satu anaknya kepada serigala.

Esoknya, serigala kembali mendatangi sarang merpati. Seperti kemarin, ia meminta satu anak merpati. Jika tidak diberi, serigala mengancam akan terbang ke sarang merpati dan memakan semuanya. Induk merpati sangat sedih karena harus mengorbankan anaknya lagi.

Setelah serigala pergi, bangau datang, “Hai Merpati, mengapa engkau terlihat sedih?”

┬░Serigala telah memangsa anak-anakku,” kata induk merpati, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (25/04/2020).

“Bagaimana bisa serigala memangsa anakmu? Bukankah kau ada di atas tebing?” kata bangau keheranan.

“Serigala mengancam akan terbang ke sarangku jika aku tidak memberikan anakku,” jawab induk merpati.

Bangau kaget dan berkata, “Apakah kau tidak tahu kalau serigala tidak bisa terbang. Kau telah dibodohi olehnya. Mulai sekarang, jangan kau berikan lagi anakmu!”

Esoknya, serigala datang lagi. “Merpati, berikan anakmu kepadaku!” kata serigala. Kali ini, merpati menolaknya. la mengatakan bahwa bangau telah memberitahu serigala tidak bisa terbang.

Serigala marah, “Akan kutangkap kau, Bangau!”

Serigala menemukan bangau dan segera mengejarnya. Bangau terbang menjauh. Sebelum bangau terbang cukup jauh, serigala melemparkan kayu ke arah bangau. Kayu itu mengenai leher bangau yang panjang. Leher bangau menjadi bengkok. Itulah mengapa leher burung bangau bengkok sampai kini.

Pesan Moral dari cerita fabel bergambar Serigala, Merpati, Dan Burung Bangau adalah jangan menjadi anak bodoh yang mudah ditipu orang lain. Banyak-banyaklah membaca dan belajar agar kamu tahu tentang berbagai hal. Orang yang banyak tahu tidak mudah ditipu. Selain itu jika kamu pandai kamu akan sukses dimasa yang akan datang. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: