Cerita Dongeng Yang Pendek Dari Yunani Kebohongan Katak

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Minggu, 4 Juli 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Ada seekor katak tua yang pindah ke salah satu sungai. Katak itu sudah tua.

Ia mengenakan tongkat untuk berjalan. Beberapa katak menyambutnya dengan senang. Bahkan, mereka sengaja datang ke rumah baru Katak Tua dengan membawa makanan.

KatakTua sangat senang karena teman-teman barunya sangat baik. Katak Tua suka sekali bercerita. Kali ini ia hendak bercerita tentang kehebatannya agar semua katak mengaguminya.

“Coba ceritakan padaku, apa yang membuatmu pindah kemari. Bukankah rumahmu yang lama sudah sangat nyaman?” tanya salah satu katak, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (03/07/2021).

“Rumahku memang sangat nyaman. Tetapi, beberapa hari ini aku merasa terganggu dengan kedatangan binatang baru. Binatang itu terus menggangguku,” kisah Katak Tua.

“Apa pekerjaanmu selama ini?” tanya katak itu lagi.

“Aku bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Tak ada satupun penyakit yang tak bisa aku sembuhkan,” ujar Katak Tua.

Para katak sangat senang. Selama ini di tempat tinggal mereka memang belum ada dokter katak. Jika mereka sakit, mereka hanya beristirahat di rumah saja.

Setelah menceritakan kehebatannya, Katak Tua didatangi oleh banyak katak. Ia mengatakan mampu menyembuhkan semua penyakit, dan karena itu banyak katak yang datang ke rumahnya untuk berobat. Akhirnya cerita itu terdengar hingga ke telinga rubah.

“Selama ini aku sering batuk. Aku mau berobat kepada dokter katak,” ucap Rubah.

Setelah bertanya pada beberapa katak, Rubah langsung menuju ke rumah Katak Tua. OIaIa… di sana sudah ada banyak sekali katak yang mengantre untuk disembuhkan. Namun, Rubah melihat ada yang ganjal pada diri katak tua itu.

Rubah berseru kepada Katak Tua.”Aku dengar kau bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Apakah benar begitu?” tanya Rubah.

Katak Tua menjawab dengan penuh percaya diri.”Ya, tak ada penyakit yang tak bisa aku sembuhkan,” jawab Katak Tua, sombong.

“Jika begitu, cobalah kau sembuhkan kakimu dulu. Bukankah kau berjalan dengan mengenakan tongkat? Sepertinya kau harus mengganti pekerjaanmu,” ucap Rubah. (Uli)

Wajah Katak Tua memerah. Rupanya kebohongannya terungkap. Semua katak yang hadir di sana baru menyadari hal itu. Mereka semua sangat kecewa dengan Katak Tua. Harusnya ia tak berbohong tentang hal itu.

Katak Tua menyesali kebodohannya. Kini, ia tak memiliki teman akibat kebohongannya. Padahal, sebenarnya ia hanya ingin memiliki teman. Ia pikir dengan berbohong, ia akan dikagumi oleh teman-teman barunya. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Mereka malah menjauhi Katak Tua.

Pesan moral dari Cerita Dongeng Yang Pendek : Kebohongan Katak (Yunani) adalah jika ingin memperbaiki orang lain, sebaiknya memperbaiki diri sendiri dulu. (Uli)