Cerita Dongeng Persahabatan Dari Yunani : Kenari, Gagak, Dan Merpati

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Rabu, 1 Januari 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kenari sudah terlihat sibuk sedari pagi di dapur. Ia sedang menyiapkan makanan. Rupanya kedua sahabatnya, Merpati dan Gagak, akan datang ke rumahnya.

Kenari ingin menyambut mereka dengan baik.

Setelah semua makanan siap, Kenari merapikan rumahnya.

Menjelang siang, Merpati datang.

Kenari menyambut Merpati dengan ramah. Ia mempersilakan Merpati untuk langsung ke meja makan.

Tak sedang beberapa lama, Gagak datang. Ia pun disambut ramah oleh Kenari, dan langsung ikut bergabung dengan Merpati.

Mereka lalu menikmati jamuan makanan, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (31/12/2019).

“Wah, Kenari. Rumahmu sangat rapi,” puji Gagak saat melihat rumah Kenari yang memang sangat rapi.

Kenari tersipu malu. “Biasa saja, Gagak. Aku selalu merapikannya setiap hari.”

“Oh, pantas saja rumahmu selalu rapi. Selain rumahmu yang rapi, bulumu juga sangat indah,” lanjut Gagak.

Sementara itu, Merpati hanya diam. Ia sedang menikmati makanan Kenari yang sangat lezat.

“Kata binatang di hutan, suaramu juga merdu. Mereka mendengarkan nyanyianmu pada pagi hari. Sungguh, sempurnanya dirimu.” Gagak terus-menerus memuji.

“Jangan berlebihan begitu. Menurutku, setiap binatang mempunyai kelebihan masing-masing. Iya, kan, Merpati?” tanya Kenari kepada Merpati.

Merpati hanya tersenyum.

“Kenari, aku ingin mendengar suara indahmu. Bernyanyilah untuk kami,” pinta Gagak.

Mereka pun menghabiskan waktu dengan bernyanyi bersama-sama. Saat hari semakin sore, Gagak dan Merpati berpamitan pulang.

Dari depan pintu rumah, Kenari melepas kepulangan dua sahabatnya.

Merpati dan Gagak pulang bersama-sama.

Di tengah perjalanan, Gagak membuka percakapan.

“Menurutku, rumah Kenari tidak terlalu rapi. Warna kulitnya pun tak bagus-bagus amat. Apalagi suaranya, membuat telinga panas,” ujar Gagak.

Merpati hanya diam.

“Bagaimana menurutmu, Merpati?” tanya Gagak.

“Menurutku, rumah Kenari memang rapi. Rumahku tak serapi rumahnya. Warna bulunya juga indah. Belum lagi suaranya, sangat merdu,” jawab Merpati.

Olala, Gagak menjadi malu. Ternyata, Merpati tak suka dengan sikap Gagak yang bermuka dua. Di depan Kenari, Gagak memuji-muji Kenari. Sedangkan di belakang Kenari, Gagak justru menjelek-jelekkan Kenari. Merpati pun terbang meninggalkan Gagak sendirian.

Pesan moral dari Cerita Fabel Dongeng Persahabatan adalah kawan, jangan seperti gagak, yang suka memuji di depan, tapi di belakang menjelekkan. Kamu akan dijauhi teman bila bersikap seperti gagak. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: