Cerita Dongeng Mitos Yunani Kuno: Medusa, Si Wanita Berambut Ular

Rabu, 29 Juni 2022

Indolinear.com, Jakarta – Cerita dongeng mitos Yunani Kuno ini mengisahkan tentang Medusa. Wanita ini terkenal memiliki wajah yang cantik, namun rambutnya adalah kumpulan ular hidup.

Medusa adalah salah satu dari 3 wanita bersaudara (Stheno, Euriale dan Medusa) yang disebut Gorgon. Mereka adalah anak-anak dari Dewa Laut Kuno Phorcys dan Keto, adiknya. Berbeda dari kedua kakaknya yang merupakan mahluk abadi, Medusa bisa mati.

Awalnya Medusa adalah perawan cantik biasa yang menjadi salah satu pendeta wanita yang bertugas di kuil pemujaan untuk Dewi Athena. Namun suatu saat Medusa menjalin hubungan dengan Dewa Laut Poseidon, di dalam kuil Athena.

Dewi Athena yang marah kemudian mengutuk Medusa. Athena mengubah rambut Medusa menjadi kumpulan ular dan membuatnya matanya menjadi berbahaya. Karena siapapun yang memandangnya langsung dan melihat matanya, akan berubah menjadi batu.

Akhirnya Medusa dan kedua kakaknya tinggal di sebuah pulau terpencil untuk melindungi diri mereka. Sayangnya ceritanya tidak selesai sampai di sana, dilansir dari Pikiran-rakyat.com (28/06/2022).

Pada suatu hari seorang pemuda bernama Perseus diperintahkan oleh Raja Polydectes untuk membunuh Medusa dan membawa kepalanya kembali. Raja keji ini sebenarnya memberikan misi bunuh diri pada Perseus karena berniat ingin menikahi ibunya, Danae.

Untungnya Dewi Athena dan Dewa Hermes memberikan bantuan sangat berharga agar Perseus tidak gagal. Athena meminjamkannya jubah yang bisa membuat dirinya tidak terlihat. Sedangkan Hermes meminjamkan helm dan sepatu bersayapnya supaya bisa bergerak cepat. Selain itu Athena juga memberikan pedang dan sebuah tameng seperti cermin.

Dengan bekal persenjataan khusus dari para dewa itulah Perseus bisa bergerak mendekati Medusa tanpa ketahuan oleh kedua kakaknya. Dengan berbekal tameng yang seperti cermin, Perseus mendekati Medusa dan menebas lehernya.

Jadi dia tidak memandang langsung, melainkan hanya pantulannya saja. Kepala Medusa itu kemudian dimasukkan ke kantong khusus dan Perseus melarikan diri dengan menggunakan sepatu bersayap milik Hermes.

Perseus membawa kepala Medusa ke hadapan Polydectes yang kemudian mengubah mereka menjadi batu. Untuk menghormati Dewi Athena, kepala Medusa itu akhirnya dipasang dibagian depan tameng milik Athena.

Dari darah yang mengucur dari badan Medusa, munculah kuda terbang yang terkenal bernama Pegasus. Yang disebut kuda jantan berwarna putih dengan sayapnya lebar dan indah. Yang nantinya membantu dalam petualangan terkenal jaman Yunani Kuno. Salah satunya adalah membunuh Chimaera, singa berkepala tiga dengan ekor berupa ular. (Uli)