Cerita Dongeng Fabel Rakyat Yang Berjudul Kakaktua Menyanyilah

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Jumat, 30 Oktober 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Seekor kakaktua tinggal di sebuah pohon yang rindang. Setiap malam dia selalu bernyanyi untuk menghibur dirinya. Kakaktua ingin sekali bisa bernyanyi sepanjang hari, sebab ia sangat suka bernyanyi.

Semua baik-baik saja. Hingga suatu hari datang keluarga burung camar. Mereka tinggal di sebuah ranting pada pohon yang sama dengan tempat tinggal kakaktua. Burung Camar memiliki anak-anak yang masih sangat kecil. Setiap kali kakaktua hendak bernyanyi, Bu Camar melarangnya.

“Suaramu tidak cukup bagus, Kakaktua. Janganlah bernyanyi, sebab kalau tidak kau akan membangunkanku,”  seru Bu Camar.

Kakaktua merasa bersalah. Semenjak hari itu, kakaktua tidak lagi bernyanyi. Dia hanya bersenandung lirih di dalam biliknya. Berharap agar tetangga barunya tidak merasa terganggu.

Tetapi rupanya hal itu berbeda dengan binatang-binatang lain. Semuanya sangat merindukan suara kakaktua. Mereka kira kakaktua sakit sehingga tidak bisa bernyanyi. Maka kemudian mereka pun memutuskan untuk menjenguk Kakaktua.

Setelah bertemu dan mendengar cerita Kakaktua, para binatang menjadi marah. Mereka baru tahu bahwa ternyata Burung Camar yang membuat Kakaktua tak lagi bernyanyi. Dengan penuh rasa jengkel, mereka mendatangi Burung Camar di sarangnya.

“Hei kau Burung Camar! Apa kau tidak merasa bersalah karena telah membuat Kakaktua tidak lagi bernyanyi?!” seru Burung Albatros, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (29/10/2020).

Burung Camar sama sekali tidak menyangka bahwa para binatang akan marah seperti itu hanya gara-gara tidak lagi mendengar nyanyian Kakaktua. Ia sadar bahwa ia terlalu mementingkan diri sendiri. Menyadari kesalahannya, ia pun segera mendatangi rumah Kakaktua.

“Kakatua, menyanyilah,” ucap Burung Camar setibanya di rumah Kakaktua. Saat itu Kakaktua sedang melamun di depan rumah.

Kakaktua kaget mengetahui kedatangan Burung Camar.

“Tidak usah kaget,” ujar Burung Camar, tersenyum. “Aku sadar bahwa aku sudah egois menjadi tetanggamu. Sekarang hiburlah dirimu dan binatang-binatang yang lain. Mereka pasti senang mendengar suaramu lagi.”

Kakaktua senang sekali mendengar ucapan Burung Camar. Dia bisa bernyanyi lagi. Binatang lain juga sangat senang. Dan tidak disangka pula, bahkan anak-anak Burung Camar juga menikmati suara Kakaktua yang indah.

Pesan moral dari Cerita Dongeng Fabel Rakyat : Kakaktua Menyanyilah adalah memaksakan kehendak diri sendiri kepada orang lain agar kau bisa mendapatkan apa yang kau inginkan merupakan perbuatan yang tidak baik. Sebab, hal itu dapat menyakiti hati orang yang kau paksa.

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: