loading...

Cerita Dongeng Anak Bergambar Berjudul Pengorbanan Awan Jerman

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Senin, 13 Juli 2020

Indolinear.com, Jakarta – Ada sebuah awan kecil yang cantik. Ia naik ke atas langit dan melihat banyak hal. Ia melihat banyak orang yang kelaparan akibat kekeringan. Ia juga melihat para petani yang mengeluh karena tanah yang mereka garap kering kerontang. Para binatang juga tak bisa menikmati rumput yang hijau. Hal itu membuat awan sedih.

“Jika aku besar nanti, aku akan menolong mereka.” ucap Awan.

“Aku ingin memberikan kalian makan. Aku ingin memberikan kesejukan kepada kalian. Aku ingin kalian tak sedih lagi,” gumam Awan.

Semakin hari tubuh awan semakin besar. Keinginannya untuk menolong manusia pun semakin besar. Ia memang tak tega jika melihat orang kelaparan.

Awan pun turun ke bumi. Ia ingin segera membuat manusia bahagia. Tetapi, awan ingat betul perkataan ibunya.

“Ingatlah, jika kau terlalu dekat dengan bumi, maka kau akan mati,” ucap ibunya dulu.

Awan jadi semakin sedih. Ia bingung, apakah harus mengorbankan dirinya untuk kebaikan manusia, ataukah tetap hidup tetapi tak menolong para manusia yang kelaparan.

“Apa yang harus aku lakukan?” gumam Awan, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (12/07/2020).

Awan termenung. Ia lalu mengambil keputusan yang amat berani. Ia akan menolong manusia meskipun ia harus mati. Meskipun tubuhnya harus hancur.

“Aku harus menolong kalian, apa pun yang terjadi,” ucap Awan.

Awan lalu meluncur ke bumi. Tiba-tiba, sebuah cahaya terang muncul dari hati awan. Kilatan petir dan guntur saling menyapa. Lalu, turuniah hujan yang deras. Itu artinya awan telah mati untuk kehidupan manusia di bumi. Cinta yang besar ditunjukkan oleh awan melalui hujan yang datang.

“Wah, akhirnya kita bisa menggarap sawah dengan mudah,” seru petani, kegirangan.

“Akhirnya sungai-sungai tak kering lagi,” seru penduduk, bahagia.

“Akhirnya semua binatang bisa menikmati rumput yang hijau,” ujar binatang, senang.

Akhirnya pengorbanan awan tak sia-sia. Semua makhluk di bumi merasakan manfaat yang besar atas pengorbanan awan.

Lalu, setelah turun hujan, muncullah pelangi. Itu adalah kado terindah atas pengorbanan awan. Hingga kini, masih banyak awan-awan yang mengorbankan dirinya untuk kehidupan manusia. Jadi, berterimakasihlah kepada awan yang telah mengorbankan dirinya untuk kehidupan makhluk di bumi.

Pesan moral dari Cerita Dongeng Anak Bergambar : Pengorbanan Awan Jerman adalah untuk berbuat baik, terkadang ada yang perlu dikorbankan. Tetapi, jika bermanfaat untuk banyak orang, kenapa tidak? Yuk, semangat berbuat kebaikan! (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: