loading...

Cerita Anak SD Dari Amerika Angin, Bulan, Dan Matahari

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Rabu, 22 Juli 2020

Indolinear.com, Jakarta – Angin, Bulan, dan Matahari adalah tiga bersaudara. Ibu mereka adalah bintang. Suatu hari, ketiga saudara itu diundang makan malam oleh Guntur dan Kilat. Guntur dan Kilat telah menyiapkan makanan yang enak untuk mereka.

Sesampainya di rumah Guntur dan Kilat, ketiga saudara itu disambut dengan gembira. Guntur dan Kilat mempersilahkan mereka untuk makan.

“Makanan yang kau buat enak sekali,” puji Matahari.

“Iya, aku menyukainya,” sahut Angin, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (21/07/2020).

Mereka pun makan dengan lahap. Matahari memakan semua makanan yang disediakan untuknya. Begitu juga dengan Angin. Ia sama sekali tak menyisakan makanan untuk ibunya. Berbeda dengan Bulan, ia makan hanya sedikit. Ia menyiapkan makanan yang lebih besar untuk ibunya.

Usai makan malam, mereka pun pamit dengan Guntur dan Kilat. Mereka sangat senang bisa diundang makan malam seperti itu.

“Kapan-kapan aku akan mengundang kalian lagi,” ujar Kilat.

“Terima kasih, kami pulang dulu,” balas Bulan.

Akhirnya ketiga saudara itu pun pulang. Ibu mereka sudah menunggu mereka dengan cemas. Melihat kedatangan ketiga anaknya, Bintang sangat senang.

“Oleh-oleh apa yang kau bawa untuk ibumu, Matahari?” tanya Bintang.

“Aku tak membawa oleh-oleh apa pun, Ibu. Makanan di sana sangat enak. Aku sampai melupakan ibu di rumah,” balas Matahari.

Bintang hanya diam. Ia merasa sedih karena Matahari tak mengingatnya sama sekali. Lalu Bintang bertanya kepada anak kedua, Angin.

“Oleh-oleh apa yang kau bawa untukku, Angin?” tanya Bintang

“Akupun tidak membawa apa-apa, Ibu. Maafkan aku,” jawab Angin.

Bintang sangat sedih. Ia tak mengira kedua anaknya akan melupakannya. Lalu Bintang bertanya kepada anak ketiga, Bulan.

“Aku membawakan makanan untuk Ibu. Aku hanya makan sebagian, sedangkan sebagiannya lagi aku bawakan untuk ibu,” ucap Bulan.

Bintang sangat senang. Rupanya Bulan selalu mengingatnya. Bintang kemudian mengutuk kedua anaknya yang tidak mengingatnya.

“Kau, Matahari, karena kau telah menyakiti hati ibu, kau akan memiliki sinar yang sangat panas. Sedangkan kau Angin, kau akan bertiup saat cuaca panas dan kering sehingga manusia akan menjauhi kalian,” ujar Bintang.

“Sedangkan kau Bulan, kau anak yang baik. Kau akan memiliki cahaya yang menghangatkan sehingga semua orang akan menanti kehadiranmu,” ucap Bintang.

Itulah akibat anak yang tak mengingat ibunya. Di manapun berada, kita harus selalu ingat dengan ibu kita.

Pesan moral dari Cerita bergambar anak SD : Angin, Bulan, Dan Matahari (Amerika) adalah ingatlah ibumu di manapun kau berada. Patuhilah perintahnya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: