CEO Perusahaan Nyamar Jadi Karyawan Motel Agar Segera Divaksin Covid-19

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Rabu, 27 Januari 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta –  CEO Great Canadian Gaming Corp, Rod Baker, dan istrinya, Ekaterina rela melakukan perjalanan ke teritori Yukon utara yang terpencil untuk mendapatkan suntikan vaksin virus corona.

Berdasarkan data, wilayah Yukon utara dikatehui adalah rumah bagi banyak penduduk asli, memiliki tingkat vaksinasi yang lebih cepat dari pada di wilayah Kanada lainnya.

Melansir dari Tribunnews.com (26/01/2021), untuk mendapatkan vaksin virus corona lebih cepat, pasangan bos kasino itu menyamar sebagai pekerja motel.

Penyamaran mereka baru diketahui pada pekan lalu, setelah meminta untuk diantar ke bandara segera setelah vaksinasi dilakukan di komunitas kecil Beaver Creek, di perbatasan dengan negara bagian Alaska, AS.

“Saya marah dengan perilaku egois ini,” kata Menteri Layanan Masyarakat Yukon, John Streicker.

“Kami tidak pernah membayangkan bahwa seseorang akan melakukan hal seperti ini untuk menyesatkan atau menipu,” tambahnya.

Kepala Bangsa Pertama Sungai Putih Angela Demit, pemimpin negara adat setempat, juga telah mengomentari tindakan penipuan pasangan orang kaya itu di halaman Facebook-nya.

“Kami sangat prihatin dengan tindakan individu yang menempatkan orang tua dan orang yang rentan dalam risiko untuk melompati batas demi tujuan egois,” ujarnya.

Setelah ketahuan menipu, CEO dari perusahaan bernilai hampir 2 miliar dollar AS (Rp 28,2 triliun) itu akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya.

Sementara itu, pasangan suami-istri tersebut didenda karena gagal mengisolasi diri selama 14 hari setelah tiba di Yukon dari kota Vancouver.

Namun, tidak disebutkan nominal denda yang harus dibayar mereka. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: