Cek Gudang Pangan Bekasi, Mentan Yakin Stok Aman hingga Lebaran

FOTO: detik.com/indolinear.com
Jumat, 20 Maret 2020

Indolinear.com, Bekasi – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan pengecekan pasokan daging di PT Suri Nusantara Jaya, untuk memvalidasi kebutuhan pangan rakyat ke depan.

Syahrul meninjau ke tiga gudang penyimpanan daging bersuhu rata-rata -15 hingga -20 derajat celcius. Dengan memakai baju khusus perusahaan, ia memastikan kualitas dan stok yang tersedia dengan aman.

“Hari ini saya hadir di sini, ini semua saya lapor Presiden di dalam Rapat Terbatas. Bahwa ini akan divalidasi kemampuan negara dalam menghadapi semua tantangan yang ada termasuk peak season rakyat menghadapi bulan puasa dan lebaran,” ujarnya kepada detikFinance di lokasi, Rabu (18/3/2020).

Menteri yang akrab di sapa SYL ini pun bahkan menandatangani pakta integritas dari PT Suri Nusantara Jaya, yang mendukung pemerintah dalam mendukung ketersedian pangan ditengah ketidakpastian dan tantangan yang dihadapi negara.

“Jujur saya merasa terusik rasa nasionalisme saya, bahwa masih ada perusahaan seperti ini yang memiliki rasa nasionalisme, bahwa tidak hanya mengejar untung dan segala macam, ini patut dicontoh,” jelasnya, dilansir dari Detik.com (19/03/2020).

“Dan saya yakin perusahaan perusahaan lain yang selama ini telah bekerja dan menikmati berbagai kemajuan dari bangsa ini, akan terpanggil secara nasional, nasionalismenya untuk membantu negara dalam mempersiapkan kepentingan nasional,” imbuhnya.

Sementara itu, CEO PT Suri Nusantara Jaya, Diana Dewi mengatakan saat ini total stok daging yang meliputi daging sapi, kerbau dan ayam yang tersedia di perusahaan nya berkisar 5000 ton. Ini masih akan terus bergulir.

“Sekarang yang ada tapi kita bergulir terus ya ada tambahan terus, yang sekarang ada 5000 ribu ton, ini tiga bulan kita bisa mencukupi sampai jelang lebaran juga masih bisa insya allah, karena kita masuk terus ya,” ungkapnya

Kontribusi itu juga akan ditambah dengan cadangan stok lainnya yang terdapat di dalam empat gudang lainnya. Namun pihaknya tidak menyembutkan berapa nilainya. “Pastinya ini akan tumbuh terus, untuk cadangan stok juga masih ada itu sekira 4 gudang,” jelasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data prognosis yang ada pada Kementan, tercatat kebutuhan nasional untuk daging sapi dan daging kerbau pada bulan Maret 2020 ini adalah sebanyak 57.510 ton.

Sementara itu, ketersediaan nasional untuk daging sapi dan daging kerbau di bulan Maret 2020 adalah sebesar 59.686 ton. Di mana jumlah tersebut terdiri atas produksi dalam negeri sebanyak 28.480 ton, daging impor sebanyak 20.000 ton, dan sapi yang akan diimpor sebanyak 50.000 ekor atau setara dengan 11.206 ton. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT:

Berita Menarik Lainnya