Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemkot Tangsel Alihkan Siswa Belajar di Rumah

FOTO: Eksklusif Diskominfo Tangsel for indolinear.com
Senin, 16 Maret 2020
loading...

Indolinear.com, Tangsel – Untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalihkan sementara kegiatan proses belajar mengajar yang tadinya dilaksanakan di sekolah menjadi di rumah.

Pengalihan kegiatan belajar mengajar dari sekolah ke rumah dimulai pada tanggal 16 Maret hingga 28 Maret 2020. Hal itu sesuai dengan surat edaran nomor 440/1507-Disdikbud tentang pengalihan kegiatan belajar mengajar dirumah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel, Taryono menjelaskan, pengalihan aktivitas sekolah tersebut dalam rangka mencegah penyebaran Corona virus covid-19.

Dengan begitu pihaknya meminta kepada semua satuan pendidikan seperti TK, PAUD, SD, SMP, PKBM baik negeri maupun swasta agar dapat menindaklanjuti surat edaran tersebut.

“Pelaksanaan US, UNBK tetap berjalan sesuai jadwal dengan tetap memperhatikan sesuai protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh BSNP nomor 0113/SDAR/BNSP/III/2020, tanggal 12 Maret 2020,” terang Taryono.

Taryono menjelaskan, dengan adanya surat edaran tersebut seluruh peserta didik tetap belajar efektif dirumah melalui kelas jauh dengan mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru atau kelas maya yang dikembangkan oleh Pustekom dan Pusdatin Kemendikbud melalui http://belajar.kemendikbud.go.id dibawah pemantauan guru dan orang tua.

“Kepala sekolah beserta guru agar memastikan pembelajaran dirumah berjalan efektif. Tetapi, guru dan tenaga pendidik tetap masuk ke sekolah setiap hari sesuai jam kerja dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh lembaga maupun dinas terkait,” jelas Taryono.

Dindikbud Tangsel menghimbau seluruh kegiatan proses belajar mengajar dari tingkat TK hingga perguruan tinggi yang ada di Tangsel dapat menyesuaikan sesuai dengan surat edaran tentang pengalihan kegiatan belajar mengajar dirumah.

Sementara, Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, menyatakan bahwa langkah ini diambil dengan mempertimbangkan perkembangan yang terjadi di wilayah.

“Kita harus semaksimal mungkin melindungi anak didik dari kemungkinan terinfeksi COVID-19 yang saat ini kasusnya terus bertambah. Namun satu hal yang harus dicatat adalah bahwa kebijakan ini dilakukan bukan untuk memberikan hari libur kepada para siswa, tapi lebih kepada mengalihkan proses belajar mengajar, dari yang tadinya di kelas menjadi di rumah. Artinya, ketika berada di rumah, para siswa atau anak didik tetap belajar dengan adanya bimbingan dan pengawasan orang tua,” ungkap Airin.

Airin menambahkan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah mengambil langkah-langkah strategis dan serius dalam mengantisipasi pandemi COVID-19. Langkah-langkah yang diambil termasuk menyiapkan petugas kesehatan, sarana kesehatan dan juga instruksi serta himbauan kepada semua pihak di wilayah.

“Kepada semua pihak Saya meminta untuk memperhatikan apa yang tertuang dalam Surat Edaran Walikota tentang Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19. Di Surat Edaran tersebut Saya menyampaikan beberapa hal, antara lain penyiapan petugas, peningkatan kebersihan, pengurangan intensitas untuk menghadiri keramaian dan peningkatan kewaspadaan,” jelasnya.

Selanjutnya Airin berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap bersikap tenang dan tidak panik serta bersikap selektif terhadap berita atau informasi yang diterima, agar jangan sampai terpengaruhi oleh hoax.(ADV)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: