Catat Tanggal Mainnya, Festival Budaya Tangerang Semakin Seru Dan Segar

FOTO: wartakota.tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 3 Desember 2019

Indolinear.com, Kota Tangerang – Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang akan menggelar kegiatan Festival Budaya Nusantara III pada tanggal 5 hingga 8 Desember 2019.

Parade budaya dari 25 kota, tari kolosal yang melibatkan 200 lebih pelajar hingga berbagai lomba kesenian dan kebudayaan disiapkan untuk memeriahkan festival tahunan tersebut.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan Festival Budaya Nusantara bertujuan untuk mempopulerkan keragaman budaya di Kota Tangerang.

Ia berharap melalui festival tersebut warga Kota Tangerang dapat mengetahui berbagai budaya yang berkembang di wilayahnya.

“Melalui festival budaya, kami harapkan masyarakat Tangerang dapat mengetahui kesenian dan kebudayaan yang ada di Kota Tangerang,” ujar Arief, dilansir dari Wartakota.tribunnews.com (02/12/2019).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Rina Hernaningsih menambahkan, Festival Budaya Nusantara III akan dipusatkan di kawasan taman elektrik, pusat pemerintahan Kota Tangerang.

Disbudpar menyiapkan panggung utama sebagai venue berbagai kegiatan yang akan digelar.

Festival Budaya Nusantara III, kata Rina, dimulai dengan parade budaya pada 5 Desember 2019, berbarengan dengan kegiatan Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2019.

Parade berlangsung di kawasan Puspemkot Tangerang.

Kota Tangerang yang ditunjuk menjadi tuan rumah Rakor Komwil Apeksi akan menurunkan delegasinya untuk mengikuti parade budaya.

“Delegasi Kota Tangerang mengusung tema parade akulturasi dan akan membawa berbagai atribut kebudayaan dari Sunda, Betawi, China dan Jawa.

“Delegasi peserta Rakor Apeksi akan membawa masing-masing atribut kebudayaannya,” ucapnya.

Selain itu parade juga diikuti delegasi dari Malaysia dan Singapura.

Dalam parade tersebut, Disbudpar juga menghadirkan Golok terpanjang dari Ciomas dan Almadar terpanjang.

Almadat adalah paku besar yang sering digunakan untuk menusuk peserta kesenian debus.

Opening Ceremony digelar di panggung utama. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyiapkan tarian kolosal Singa Betina dari Benteng (Nyi Mas Melati) dan pertunjukan video mapping.

Musik yang mengiringi para penari akan dilakukan secara live.

“Kami ingin memberikan pertunjukan yang fresh. Kami juga ingin tampil beda dengan mengundang peserta dari luar negeri. Semoga masyarakat dapat menikmatinya,” kata Rina.

Disbudpar, kata Rina, juga menyiapkan berbagai perlombaan untuk memeriahkan Festival Budaya Nusantara III.

Di antaranya lomba Barongsai, Lenong, Tari Kreasi Nusantara, Lenong dan Fotografi yang terbuka untuk umum.

“Kami juga mengadakan lomba kuliner khas Tangerang bekerja sama dengan PKK Kota Tangerang.

“Selain itu akan demonstrasi pembuatan batik yang diikuti ibu-ibu perwakilan dari seluruh kecamatan. 30 orang akan mengikuti kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Untuk memeriahkan Festival Budaya Nusantara III, Disbudpar membuka 30 stan kreasi seni budaya di sekitar taman elektrik.

Ada juga 85 stan UMKM Kota Tangerang yang disediakan di sekitar Lapas Khusus Anak.

“Kami juga melakukan kegiatan pelantikan Badan Musyawarah Betawi Kota Tangerang dan pelantikan persatuan seniman komedi Indonesia (Paski).

“Di acara penutupan tanggal 8 Desember malam, komedian Rina Nose dan Daus Mini akan hadir.

“Kami harap masyarakat Kota Tangerang akan datang ke Festival Budaya Nusantara III,” tutur Rina. (Uli)

INDOLINEAR.TV