Bus TransJakarta di Bekasi Beroperasi Normal Lagi Selasa Ini

FOTO: detik.com/indolinear.com
Rabu, 18 Maret 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT REPRODUKSI. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Pelayanan bus TransJakarta reguler di Bekasi, Jawa Barat, sempat dihentikan untuk meminimalisir penyebaran virus Corona. Namun, bus tersebut pagi ini kembali beroperasi normal.

Dilansir dari Detik.com (17/03/2020), sekira pukul 05.15 WIB, halte bus TransJakarta di Bekasi Barat yang semula ditutup kini mulai melayani penumpang. Penumpang antre menunggu kedatangan bus. Di halte itu, tidak ada penumpukan penumpang. “Sudah normal lagi. Jam operasinya juga,” kata petugas bus TransJakarta.

Bus TransJakarta ini melayani rute Summarecon-Tosari dan Summarecon-Sunter serta Summarecon Kelapa Gading dengan tarif Rp 3.500. Bus beroperasi mulai pukul 05.00 WIB pagi ini.

Belum tampak pembatasan jumlah penumpang. Bus yang melayani rute Summarecon-Bekasi dipadati penumpang bahkan ada yang berdiri. Penumpang memilih naik bus tersebut meski padat agar cepat sampai ke tujuan.

Padahal sejumlah armada TransJakarta lain telah siap terparkir di area dekat halte. Sedangkan untuk bus selanjutnya yang berangkat sekira pukul 05.22 WIB ini penumpang justru lebih lengang.

Sementara itu, kepadatan penumpang tampak di Halte Cawang UKI pukul 05.56 WIB. Penumpang tertib antre menanti bus. Bus-bus TransJakarta yang melintas terlihat penuh sesak penumpang, salah satunya bus TransJakarta jurusan Pluit via tol dan keluar tol Tegalparang.

Layanan bus TransJakarta reguler awalnya dihentikan mulai Senin 16 Maret hingga Senin 30 Maret 2020. Penghentian bus ini membuat penumpang menumpuk dan memilih alternatif transportasi lainnya.

Kekacauan dan antrean panjang hingga belasan meter terjadi di beberapa halte TransJakarta pada Senin 16 Maret kemarin. Calon penumpang membludak setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pembatasan operasional berbagai armada angkutan umum yang mereka kelola.

Atas arahan dari Presiden Jokowi untuk mengembalikan fungsi angkutan umum secara penuh, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, akhirnya memutuskan mengembalikan angkutan umum Jakarta ke jadwal normal. Namun Pemprov DKI Jakarta tetap melakukan beberapa kebijakan untuk menangkal corona di angkutan umum. Salah satunya pembatasan jumlah penumpang dalam rangkaian MRT, LRT, dan TransJakarta. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: