Bukan Cuma Masalah Perempuan, Ini LimaMitos Ketidaksuburan Yang Perlu Pria Tahu

FOTO: suara.com/indolinear.com
Sabtu, 21 Mei 2022

Indolinear.com, Jakarta – Tentu jadi situasi yang berat bagi pasangan yang menantikan hadirnya momongan tapi tak kunjung hamil. Sebab selain berjuang dengan masalah hamil, mereka juga harus berurusan dengan stigma masyarakat. Tapi biasanya wanita menjadi pihak yang dipermasalahkan soal ketidaksuburan.

Masalah kesuburan pria sering diabaikan, padahal kemungkinan infertilitas tidak hanya ada pada wanita. Karenanya hingga kini, beberapa mitos soal ketidaksuburan masih dipercaya masyarakat.

Dilansir dari Suara.com (20/05/2022), berikut 5 mitos ketidaksuburan yang perlu Anda tahu.

  1. Infertilitas adalah masalah wanita

Faktanya, baik pria maupun wanita dapat menghadapi masalah kesuburan. Disebutkan bahwa sepertiga kasus infertilitas disebabkan oleh faktor laki-laki, sepertiga karena faktor perempuan, dan sisanya adalah jatah bersama.

  1. Suplemen testosteron dapat meningkatkan jumlah sperma

Faktanya, meminumnya justru dapat mengurangi atau menghentikan kemampuan pria untuk memproduksi testosteron dan secara drastis menurunkan jumlah sperma.

  1. Usia tidak berkolerasi dengan faktor kesuburan pria

Faktanya, dengan bertambahnya usia kualitas dan kuantitas sperma terpengaruh sehingga sulit bagi pria untuk menghamili pasangannya.

  1. Memakai celana dalam ketat mempersulit produksi sperma

Diyakini bahwa pakaian dalam yang ketat seperti celana dalam dapat mempersulit produksi sperma yang sehat dan oleh karena itu pria harus menghindarinya dengan memilih boxer. Tapi faktanya itu hanya mitos dan belum terbukti secara ilmiah.

  1. Kesuburan tidak dipengaruhi kondisi kesehatan lain

Faktanya infertilitas pria terkait dengan masalah kesehatan tertentu yang mendasarinya. Pria yang tidak subur memiliki risiko lebih tinggi terkena kondisi kesehatan seperti penyakit kardiovaskular dan jenis kanker tertentu.

Itulah 5 mitos ketidaksuburan yang masih beredar. Bagi Anda pasangan yang sedang berjuang untuk hamil, tetap semangat dan ikuti arahan dari dokter kandungan. (Uli)