Buburnya Tak Laku, Kakek Penjual Bubur Ini Menjadi Viral

FOTO: detik.com/indolinear.com
Senin, 7 September 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kisah inspiratif sekaligus mengharukan ini jadi viral di internet. Setelah seorang kakek berjualan bubur dengan harga murah untuk menyambung hidupnya.

Seorang kakek berusia 78 tahun yang disebut sebagai ‘Paman’, dari Bangkok, Thailand, membuat banyak hati netizen tergerak ketika mendengar kisahnya. Dilansir dari Detik.com (05/09/2020), sang kakek hidup sendiri setelah sang istri dan anaknya meninggal dua tahun yang lalu.

Untuk menyambung hidupnya, ia pun memutuskan untuk berjualan bubur setiap harinya. Padahal kondisinya sudah sangat renta, tapi ia tetap berjualan setiap harinya, menyiapkan bubur dan semuanya sendirian.

Buburnya ini dia jual dengan harga yang murah, sekitar 20 baht (Rp 9.200), untuk satu porsinya. Sementara jika bubur dengan telur, dia hargai 25 baht (Rp 11.500) per porsinya. Sayangnya buburnya ini sepi pembeli, bahkan kakek ini harus berdiri selama 3-4 jam tanpa satu pun pembeli.

Seringkali buburnya hanya laku satu porsi dalam sehari. Karena permasalahan ini, sang kakek tidak bisa membeli atau menyewa rumah. Karenanya ia harus tinggal di rumah tua, dan ditutupi dengan terpal di atasnya.

Selain itu ia juga sering diusir oleh warga di sekitar lingkungannya jika ia menumpang mandi. Meski mengalami semua kesulitan ini di usianya yang sudah tua, tapi sang kakek tetap semangat berjualan bubur. Ia bangun jam 3 pagi setiap harinya, dan berjualan bubur hingga larut malam.

Salah satu pembelinya bernama Max Udomsak, memutuskan untuk membagikan foto-foto sang kakek saat berjualan bubur ke sosial media. Kisahnya ini langsung viral, dan dipenuhi pujian serta komentar positif.

Max mendorong orang-orang yang lewat atau tinggal di sekitar sana, untuk mampir membeli bubur buatan kakek ini. Apalagi menurut Max rasa bubur sang kakek cukup enak, dengan harga yang sangat murah.

“Terima kasih untuk orang-orang yang mampir ke sana, dan membeli bubur sang kakek. Saya tinggal jauh dari sang kakek, tapi saya sangat senang ketika melihat banyak orang yang membeli buburnya. Semoga bubur kakek selalu laris,” tulis seorang netizen.

Selain banyak orang yang mampir, beberapa netizen yang tak bisa ke sana untuk membeli bubur, langsung menggalang dana yang dikirimkan untuk sang kakek. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: