Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha, Kepala BIN Papua yang Gugur Ditembak KKB

FOTO: Tribunnews.com/indolinea.com
Sabtu, 1 Mei 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya, gugur terkena tembak di bagian kepala.

Ia terkena tembakan saat pihaknya sedang melakukan patroli rutin di kawasan Kampung Dempet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Minggu (25/4/2021) sekira pukul 15.50 WIT.

Rencananya jenazah Brigjend Danny akan dievakuasi pada Senin (26/4/2021) ke Mimika.

Lantas, bagaimana profil Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya?

Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Ini merupakan kelahiran Bali.

Brigjen Danny menjabat sebagai Kepala BIN Papua sejak Juni 2020.

Ia menjabat sebagai Kabinda Papua menggantikan Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon.

Dikutip dari Tribunnews.com (29/04/2021), Brigjen Danny sebelumnya menjabat sebagai Pamen Denma Markas Besar TNI AD berpangkat Kolonel.

Selain itu, dia pernah menjabat sebagai Asintel Kodam Jaya.

Brigjen Danny juga pernah menjabat sebagai Kapok Sahli Pangdam Jaya.

Sebelum berpangkat Brigjen, I Gusti Putu Danny Nugraha berpangkat Kolonel Infanteri (Inf).

Sejak 2020 lalu, pria asal Bali ini mulai bertugas di Papua sebagai Kabinda.

Belum genap setahun bertugas, dia harus gugur setelah ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Ia gugur saat melakukan peninjauan lokasi pembakaran yang diakibatkan oleh KKB Papua di Beoga.

Rencana Evakuasi

Berikut rencana evakuasi Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya:

  1. Dari Beoga ke Timika
  2. Hellycopter Caracal siap take off dari Timika pukul 06.00 WIT.
  3. Pesawat Smart Aviation siap take off dari Timika pukul 06.00 WIT.
  4. Personel yang menjemput ke Beoga yakni Brigjen TNI Joni Triman dan Lettu Ckm dr. Habibi Tanjung.

Perjalanan dari Timika menuju Distrik Beoga membutuhkan waktu sekira 30 menit.

Pemberangkatan menggunakan Hellycopter maupun pesawat tergantung cuaca.

  1. Rencana pembersihan Jenazah
  2. Jenazah diperkirakan tiba di Timika pukul 07.30 WIT.
  3. Dilaksanakan di RS Mitra Masyarakat Timika.
  4. Estimasi waktu antara 3 sampai 4 jam.
  5. Rencana pemberangkatan ke Jakarta
  6. Menggunakan pesawat Batik Air, take off dari Timika Pukul 12.55 WIT tiba di Jakarta Pukul 15.25 WIB.
  7. Pendamping: Mayjen TNI Afinibur, Letkol Inf Andriono, dan Togama Hani Sinaga. (Uli)