BPBD Sebut 1.551 Desa di Provinsi Banten Rawan Bencana

sindonewscom/indolinear.com
Kamis, 2 November 2017
loading...

Indolinear.com, Serang – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Sumawijaya mengatakan ada 1551 desa atau kelurahan di Provinsi Banten berpotensi bencana.

“Zona merah itu sering terjadi bencana, seperti rawan banjir, langganan kekeringan. Kita sudah petakan itu semua,” katanya seusai apel gelar pasukan dan peralatan dalam ranga kesiapsiagaan penanggulangan bencana di Mapolda Banten.

Dia menambahkan, ada 13 jenis bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi di Provinsi Banten, yakni banjir, banjir genangan, longsonr, gempa bumi, tsunami, puting beliung, kebakaran, bencana sosial, gunung meletus, penyakit epidemi, kebakaran hutan, kebakaran lahan, dan bencana industri.

“Banten ini sebagai daerah yang kaya, dengan penduduk padat. BNPB sudah menetapkan ada 13 jenis potensi bencana yang sewaktu-waktu terjadi. Kabupaten Lebak dan Pandeglang masuk zona merah bencana,” kata Sumawijaya

Untuk mengantisipasi bencana, BPBD sudah melakukan berbagai upaya, seperti sosialisasi, membentuk desa/kelurahan tangguh dengan memperdayakan 40 warga per desa/kelurahan. “Jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam besar, mereka dapat melakukan evakuasi dan pertolongan secara mandiri sebelum bantuan datang,” jelasnya. (Gie)