Bocah Ini Gendong Teman Difabel Ke Kelas Selama 6 Tahun

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Sabtu, 23 Oktober 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Ada sebuah peribahasa yang mengatakan “darah lebih kental dari air”, yang menggambarkan eratnya tali persaudaraan antar anggota keluarga. Namun, nampaknya darah tak selalu lebih kental daripada air ketika berbicara mengenai persahabatan.

Terbukti dari kisah persahabatan Xu Bingyang dan Zhang Ze yang tak terpatahkan meski salah satunya memiliki kondisi fisik yang tidak sempurna. Dilansir dari Liputan6.com (21/10/2021), Zhang Ze didiagnosa mengidap kelainan otot yang langka yang disebut dengan Myasthenia Gravis.

Penyakit tersebut sudah bersarang di tubuh Zhang Ze sejak usianya baru 4 tahun. Alhasil, dirinya harus menerima kakinya yang lumpuh. Akan tetapi, Xu Bingyang tak lantas menjauhi Zhang Ze yang tidak mampu berjalan itu.

Sebaliknya, Xu Bingyang justru sangat setia menemani sahabatnya itu bahkan sampai rela menggendongnya hingga ke kelas untuk belajar bersama. Berkat kebaikan hati Xu Bingyang, Zhang Ze bisa merasakan indahnya dunia sekolah dan tentu persahabatan.

Temannya idap kelainan otot yang langka

Meskipun usianya masih sangatlah muda, kesadaran untuk menghargai teman difabel sudah tertanam di hati Xu Bingyang. Pasalnya, ia telah melakukannya selama 6 tahun hingga keduanya kini duduk di bangku kelas 6 SD. Xu Bingyang dan Zhang Ze adalah siswa di sebuah sekolah di Qingshen, China.

“Berat badanku lebih dari 40 kg, sedangkan Zhang Ze hanya sekitar 25 kg. Jadi menggendong Zhang Ze bukanlah hal yang sulit.” Kata Xu Bingyang.

Di lain sisi, Zhang Ze pun merasa bersyukur memiliki sahabat sebaik Xu Bingyang. Ia mengungkapkan,

“Xu Bingyang adalah teman terbaikku. Setiap hari dia belajar, ngobrol dan juga bermain denganku. Aku berterima kasih kepadanya karena selalu merawatku seperti ini setiap hari.” Ungkap Zhang Ze.

Myasthenia Gravis adalah penyakit yang menyerang sistem imun tubuh sehingga menyebabkan terputusnya hubungan antara syaraf dan otot. Penyakit ini tergolong penyakit autoimun kronis karena membuat penderitanya lumpuh.

Sosok pekerja keras, rendah hati, dan sangat dewasa

“Menurutku, membantu mereka yang berkebutuhan adalah sebuah tanggungjawab. Lagipula, aku lebih besar darinya. Aku pikir, jika aku tidak membantunya, tidak akan ada yang melakukannya.” Imbuh Xu Bingyang kepada Chengdu Economic Channel.

Tak hanya mengantarnya ke kelas, Xu Bingyang juga menggendong Zhang Ze ke toilet. Untuk menuju toilet, biasanya keduanya membutuhkan waktu 3 menit. Bahkan, ketika harus melewati tangga pun, Xu Bingyang tetap setia menggendong sahabatnya itu.

“Sudah lama Xu melakukan hal-hal terpuji dan tidak pernah protes terhadap guru ataupun teman sekelasnya.” Ungkap salah seorang guru kelas mereka.

Guru tersebut juga menceritakan bahwa Xu Bingyang adalah sosok yang pekerja keras, rendah hati, dan sangat dewasa. Dia tidak pernah memamerkan perbuatan baiknya itu kepada orang-orang, bahkan keluarganya sendiri.

Saat besar nanti, Xu Bingyang berharap dirinya bisa terus membantu orang-orang yang membutuhkan dan menjadi relawan untuk masyarakat sekitar. (Uli)