Bocah 9 Tahun Jenius Ini Menciptakan Toilet Luar Angkasa

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Selasa, 19 Januari 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Bocah 9 tahun asal Malaysia, Zyson Kang Zy Shun baru saja memenangkan kompetisi desain toilet luar angkasa yang digelar oleh lemabaga antariksa di Amerika Serikat, NASA.

Zyson mengalahkan 897 pesaing dari 85 negara dengan usia yang rata-rata lebih tua dari dirinya.

Dilansir dari dari Tribunnews.com (17/01/2021), kompetisi yang dinamai NASA’s Lunar Loo Challenge 2020 merupakan event NASA dalam rangka persiapan misi terbaru mereka ke bulan pada 2024 nanti.

Buat Juri Terkesan

NASA menantang semua penemu dari seluruh dunia untuk menciptakan toilet yang dapat beroperasi, dalam kondisi gravitasi mikro dan gravitasi bulan.

Sebelum ditetapkan sebagai juara, Zyson sempat diundang oleh NASA untuk mempresentasikan penemuannya melalui webinar.

Ia pun langsung membuat para juri terkesan dengan ide brilian yang sederhana tetapi dinilai efektif untuk diaplikasikan.

Cara Kerja Sederhana

Toilet ruang angkasa karya Zyson ternyata dapat ditempelkan langsung dengan pakaian luar angkasa para astronot.

Toilet itu pun tidak memerlukan baterai atau sumber listrik lain, karena digerakan dengan tenaga kinetik.

” Cara kerjanya menggunakan konsep kinetik mekanik manual untuk menghasilkan daya sedot vakum yang akan mengkristalisasi urin serta feses agar bisa dibuang dengan aman,” kata Zyson.

Zyson menambahkan, urin akan mengalir dengan sendirinya ke tempat penampungan yang diletakan di bagian sepatu baju luar angkasa, ketika astronot menggerakan kakinya.

Secara keseluruhan, Zyson juga mengklaim bahwa toilet portabel tersebut tidak akan mengganggu kenyamanan astronot ketika bergerak.

Butuh Waktu Sebulan Untuk Mendesain

Sementara itu guru Zyson, Chong Soo Sheong, 43 tahun menegaskan, bahwa inovasi anak didiknya itu tidak dihasilkan hanya dalam semalam.

” Zyson merancang toilet luar angkasa itu semala sekitar sebulan tanpa berhenti. Banyak sekali proses belajar yang ia alami selama pembuatannya,” kata Chong.

Tidak langsung berhasil, kata Chong, Zyson pun kerap mengalami kegagalan dalam serangkaian ujicoba. Namun dengan kegigihan dan kemauannya untuk terus belajar, Zyson akhirnya mampu menciptakan inovasi yang keren itu. (Uli)                                                       Sumber: dream.co.id

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: