BKSAP Menyerukan Penguatan Multilateralisme Pada Pertemuan Ketua Parlemen Dunia

FOTO: dpr.go.id/indolinear.com
Selasa, 25 Agustus 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Delegasi Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menghadiri The Fifth World Conference of Speakers of Parliament yang merupakan sidang tahunan ketua-ketua parlemen seluruh dunia, dimana salah satu pembicara kuncinya adalah Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani. Turut hadir secara virtual pada sidang ini, Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon dan Wakil Ketua BKSAP Charles Honoris.

Sidang yang diinisiasi oleh  Inter Parliamentary Union (IPU) dengan Parlemen Austria sebagai tuan rumah ini diselenggarakan secara virtual pada tanggal 19-20 Agustus 2020. Sidang ini menghasilkan Declaration on Parliamentary Leadership for More Effective Multilateralism that Delivers Peace and Sustainable Development for the People and Planet.

Dalam pembahasan outcome dari deklarasi tersebut, Wakil Ketua BKSAP DPR RI Charles Honoris mengajukan beberapa usulan diantaranya penguatan multilateralisme. Mengingat dalam menghadapi pandemi global, dibutuhkan kerja sama dan persatuan lebih dari sebelumnya. Seluruh elemen harus bekerja sama dalam semangat gotong-royong.

“Kami menggarisbawahi bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah multilateralisme yang efektif. Dunia tengah membutuhkan kerja sama internasional dan aksi-aksi di tataran multilateral untuk mencari solusi global. Ini bukan waktu yang tepat bagi negara-negara untuk terfragmentasi. Solidaritas internasional menjadi kunci untuk kita bersama-sama keluar dari krisis multidimensional ini,” ujar Charles Honoris di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, dilansir dari Dpr.go.id (24/08/2020).

Situasi pandemi, lanjut Charles, bukanlah sebuah alasan untuk membatasi langkah-langkah dalam terus mengupayakan diplomasi parlemen. Dengan memanfaatkan teknologi, anggota-anggota parlemen dunia yang tergabing dalam IPU bisa tetap memberikan sumbangsihnya pada agenda The Fifth World Conference of Speakers of Parliament ini. Ia menekankan, parlemen bersatu dan lebih kuat menginisiasi komunitas global untuk turut aktif menemukan solusi atas berbagai permasalahan dunia.

“Institusi parlemen harus mampu beradaptasi dengan tantangan saat ini dan mampu menjalankan fungsi konstitusional secara efektif. Sebagaimana tadi disampaikan Ketua DPR RI yang menjadi pembicara kunci di Diskusi Panel mengenai Improving governance by bridging the gap between parliaments and the people,” pungkas Charles. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: