Biro Pemberitaan Parlemen Merasa Terhormat Menjalankan Program ‘Quick Win’

FOTO: dpr.go.id/indolinear.com
Selasa, 15 September 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI mendapatkan tugas untuk melaksanakan salah satu program quick win yaitu Analisis Media sebagai bagian dari Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) yang dipantau langsung oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Saat membuka rapat Sosialisasi Program Quick Win Analisis Media, di ruang rapat Pansus C DPR RI, Jumat (11/9/2020), Deputi Bidang Persidangan Setjen DPR RI Damayanti mengatakan, adalah sebuah kehormatan dan juga suatu pembuktian kepada Setjen DPR RI bahwa ada banyak hal dan terobosan-terobosan yang akan dikerjakan. Terobosan tersebut nantinya akan membawa Setjen DPR RI ke arah yang lebih baik.

“Memang kegiatan quick win ini adalah kegiatan yang harus bisa diselesaikan hingga akhir tahun nanti. Kegiatan ini untuk meningkatkan kinerja dan merubah habbit seluruh ASN di Setjen DPR RI. Kegiatan itu harus aplikatif. Artinya gampang dilaksanakan enggak muluk-muluk, tetapi nanti output-nya akan berdampak kepada unit kerja khususnya Sekretariat Jenderal DPR RI,” tutur Maya, dilansir dari Dpr.go.id (14/09/2020).

Maya mengatakan, dalam menganalisa isu-isu yang beredar di media, Tim Analisis Media Biro Pemberitaan DPR RI memantau delapan media cetak dan delapan media online yang paling menonjol, paling banyak dibaca dan diminati publik. Selanjutnya, Tim Analisis Media akan membuat ikhtisar berita yang berisi rangkuman isu-isu terkait DPR dan rekomendasi atas isu-isu actual. “Kita mengharapkan quick win ini bisa menjadi konsumsi dari seluruh Pimpinan dan Anggota DPR RI atau AKD,” harap Maya.

Bagi Biro Pemberitaan Parlemen Maya berharap rekomendasi tersebut menjadi panduan dalam proses peliputan hingga saat diberitakan di media DPR RI ataupun saat sosialisasi kehumasan lainnya. “Ini adalah jadi panduan  kita dalam menyusun agenda seting atau strategi komunikasi dan ini adalah modal dasar,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Y.O.I Tahapari mengatakan, analisis media dan rekomendasi isu aktual itu nanti akan penting bagi Pimpinan dan Anggota DPR RI, Kesetjenan DPR RI dan terutama bagi Biro Pemberitaan Parlemen. “Sebagaimana arahan Ibu Deputi, Biro Pemerintahan Parlemen nanti menyampaikan menu isu aktual per hari dalam bentuk ikhtisar berita dan rekomendasi. Saat ini rekomendasi itu selalu dibuat setiap hari yang dikoordinir oleh Bagian Media Cetak dan Media Sosial,” pungkasnya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: