Bima Arya: Tidak Ada Negara yang Maju Tanpa Kebersamaan

FOTO: kotabogor.go.id/indolinear.com
Selasa, 9 Juli 2019
Bogor | Uploader puspita

Indolinear.com, Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya melaksanakan shalat Idul Fitri 1440 Hijriyah di Lapangan Astrid, Kebun Raya Bogor, Bogor Tengah. Bima mengajak warga untuk terus menjaga kebersamaan yang telah diwariskan turun temurun di Kota Bogor.

“Kita bersyukur bisa melewati Ramadhan yang penuh dengan cobaan, godaan, ujian dan tentunya tantangan. Sebagai warga Bogor rasanya kita harus banyak-banyak bersyukur tinggal di kota yang indah dan luar biasa ini,” ungkap Bima dalam sambutannya dilansir dari kotabogor.go.id.

Bima Arya menambahkan, disaat kota-kota lain agak kesulitan mencari udara yang bersih dan segar, kita syukuri setiap tarikan nafas di kota yang hijau dan rindang ini.

“Di saat di kota lain di daerah lain barangkali ada saja pertentangan atau konflik yang memecah belah, tetapi di Kota Bogor ini patut kita syukuri kebersamaan warga yang luar biasa,” jelasnya.

Bima juga mengajak untuk terus menjalin persaudaraan yang terus mengalir dari masa ke masa. “Insya Allah kita niatkan hari ini, besok dan selamanya untuk terus menjaga ukhuwah islamiyah kita dalam menjaga kebersamaan sebagai warga dan ukhuwah wathaniyah kita sebagai bangsa yang besar dan membanggakan Indonesia Raya,” terang dia.

Kegembiraan selama masa berbuka puasa pada Ramadhan dan pada hari ini ketika menunaikan ibadah Solat Ied hingga nanti bersilaturahmi kepada sanak saudara, harap Bima, akan terus berlanjut setahun ke depan dari hari ke hari, bulan ke bulan hingga kita memasuki kembali ramadhan tahun depan.

“Mari kita bayangkan juga nuansa saling memaafkan yang ada setelah kita menunaikan Solat Ied ini hingga terus memenuhi hari-hari besok. Mari kita bayangkan juga rasa saling memaafkan ada setiap hari selama setahun ke depan. Rasa saling ingin mengunjungi, rasa saling ingin berbagi, rasa saling peduli, rasa saling menyayangi satu sama lain yang selama bulan Ramadhan kemarin berkobar demikian dahsyat tidak luntur pasca Ramadhan, pasca bulan Syawal ini,” jelasnya.

“Insya Allah kita mohon kepada Allah SWT kebersamaan dan kemesraan ini janganlah cepat berlalu. Bersama kita ikhtiar untuk menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang maju dan sejahtera. Tidak ada kota, negara, bangsa yang maju tanpa bersatu. Tidak ada kota yang sejahtera tanpa bersama. Tidak ada kota, bangsa, negara di dunia ini yang bisa sejahtera tanpa saling menjaga. Insya Allah kita niatkan juga dengan kebersamaan, 5,39 persen warga Kota Bogor yang masih hidup dibawah garis kemiskinan bisa hidup dengan lebih baik dan lebih sejahtera,” tambah dia.

Di ujung sambutan, Bima Arya secara pribadi dan mewakili seluruh aparatur Pemerintah Kota Bogor memohon maaf lahir dan batin apabila selama bertugas selama ini ada khilaf dalam tutur kata dan perbuatan yang kurang berkenan.

“Mohon maaf apabila kami selama bertugas masih jauh dari amanah, masih jauh dari memuaskan, masih jauh dari layanan yang membanggakan, mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya. Insya Allah kita niatkan bersama ke depan, untuk menjadikan Bogor sebagai kota impian bagi semua, kota yang layak dan ramah untuk keluarga,” pungkasnya.

Turut hadir Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, unsur Muspida, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam salat Idul Fitri di Lapangan Astrid, Kebun Raya Bogor.

Kegiatan shalat Idul Fitri 1440 Hijriyah tingkat Kota Bogor berlangsung khidmat dengan KH Yusup Ardabili, Pimpinan Pondok Pesantren Assyifa, Bogor Barat, sebagai imam. Serta KH Badruddin Hsubky, Dosen tetap UIKA dan Pimpinan Pesantren Al-Badar Bogor, sebagai khatib.

Usai sholat ied, Bima Arya dan Dedie Rachim serta keluarga melakukan safari silaturahmi ke rumah-rumah tokoh. Selain itu, Bima Arya juga menggelar Open House, di rumah dinas Wali Kota Bogor, Jalan Pajajaran. Tampak, Open House dihadiri oleh sejumlah tokoh lintas agama, para kepala OPD, tokoh masyarakat, kerabat hingga masyarakat umum.(pit)

INDOLINEAR.TV