Bikin Gatal, Ternyata Ini Penyebabnya Ada Jerawat Di Kulit Kepala

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Minggu, 15 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Jerawat ada dalam berbagai bentuk dan dapat muncul di hampir seluruh area tubuh. Bukan hanya pada daerah wajah, melainkan juga pada kulit kepala. Jerawat pada kulit kepala kerap terasa sakit dan mengganggu, terutama saat kamu menyisir rambut.

Jika pernah mengalami akar rambut yang berminyak, ternyata sebum di kulit kepala bekerja dengan cara yang sama dengan sebum di wajah. Dilansir dari Dream.co.id (13/08/2021), pori-pori dalam kepala juga mengalami penumpukan produk, bakteri, kotoran, dan minyak, yang menyebabkan kemunculan jerawat dengan mudah.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan benjolan kemerahan dan terkadang disertai nanah di bagian tengahnya. Tentunya akan menimbulkan rasa perih dan gatal, jika dibiarkan dapat meninggalkan bekas luka hingga kebotakan.

Penyebab Jerawat di Kulit Kepala

Jerawat pada kulit kepala sangat mirip dengan jerawat yang mungkin muncul pada wajah atau tempat lain. Ada yang tersumbat atau kondisi yang kotor.

” Sama seperti jerawat di bagian tubuh lainnya, jerawat di kulit kepala bisa terjadi karena pori-pori tersumbat oleh sebum (minyak alami kulit) dan sel kulit mati. Residu dari produk perawatan rambut juga bisa menyumbat pori-pori,” kata Iris Rubin, seorang dokter kulit.

Jerawat jenis ini juga dapat berasal dari stres, karena stres dapat meningkatkan kadar kortisol yang dapat menyebabkan lebih banyak sebum di kulit kepala atau wajah. Seperti yang ditekankan ubin, benjolan di kulit kepala juga dapat disebabkan oleh folikulitis. Folikulitis merupakan folikel rambut yang meradang karena potensi infeksi.

Membandel

Jika jerawat di kulit kepala terus berlanjut atau makin parah, tak bisa didiamkan. Kamu harus melakukan konsultasi dengan dokter kulit untuk menyingkirkan jerawat tersebut.

” Ini mungkin terlihat hanya sekedar jerawat di kulit kepala, meskipun begitu tetap penting untuk diobati karena bisa jadi ada infeksi yang lebih parah,” kata Rubin.

Kebiasaan lain yang menyebabkan pori-pori kulit tersumbat sehingga memicu timbulnya jerawat, yaitu kurang menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala, tidak segera keramas saat berolahraga atau berpergian ke luar rumah. Juga ketika menggunakan produk perawatan rambut yang kurang cocok dengan kulit kepala, serta terlalu lama menggunakan topi atau helm.

Obati Jerawat di Kulit Kepala

Kamu dapat mengobati jerawat pada kulit kepala dengan produk yang mengandung bahan yang mirip dengan produk jerawat di wajah. Rubin merekomendasikan penggunaan sampo dengan asam salisilat. Bisa juga menggunakan sampo antiketombe atau sampo ramah kulit lainnya.

” Hindari mengoleskan produk dengan minyak berlebih, dan pastikan untuk mencuci kulit kepala secara teratur,” kata Rubin.

Pastikan juga produk rambut non-comedogenic (tidak menyumbat pori-pori). Selalu ingat kalau banyak produk perawatan rambut yang bisa meninggalkan residu atau lapisan tak kasat mata di kulit kepala. Segera cuci rambut setelah menggunakan hair spray atau pomade karena berpotensi menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat atau breakout. (Uli)