Bersama APJII, TP-Link Menyediakan Perangkat Internet Untuk Pengungsi Erupsi Merapi

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Kamis, 7 Januari 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – TP-Link, penyedia perangkat jaringan WiFi utama di dunia, membantu penyediaan akses atau jaringan internet bagi pengungsi bencana erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Bantuan perangkat TP Link CPE610 dan CPE110 ini dilakukan di posko pengungsian, yang posisinya jauh dari perkotaan dan kebanyakan tidak terjangkau sinyal operator seluler.

Dukungan TP-Link Indonesia ini disalurkan melalui Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Pengurus Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Saat ini akses internet tersebut telah tersedia secara gratis di barak Glagaharjo, Gayam, Kepuharjo, Wukirsari dan Brayut.

“APJII dengan dukungan perangkat dari TP-Link Indonesia menyediakan jaringan internet di lima titik posko pengungsian erupsi Gunung Merapi. Akses Internet tersebut sangat diperlukan bagi posko kebencanaan pemerintah, relawan, dan para pengungsi terutama para siswa pelajar yang sedang melakukan proses belajar secara online karena pandemi Covid-19,” kata Ketua APJII Pengurus Wilayah Yogyakarta Tigor Jonson Purba, dalam siaran pers TP-Link di Jakarta, dilansir dari Merdeka.com (06/01/2021).

Menurut Tigor, pemasangan jaringan internet tersebut di beberapa barak menggunakan TP- Link CPE610 dan CPE110 sebagai backhaul dan akses point dengan hasil baik. Backbone internet disediakan oleh APJII Yogyakarta dengan kapasitas internet 80 Mbps di Balai Desa Glagaharjo, kemudiandisalurkan ke barak pengungsian di desa-desa sekitar.

Dengan kondisi alam berbukit dan pepohonan serta hampir selalu diguyur hujan lebat di lereng Merapi, unit outdoor CPE610 dapat mengantarkan bandwidth internet hingga 15 Mbps untuk satu barak. CPE110 juga dapat dengan mudah diakses di barak pengungsian.

“Karena wilayah yang bisa terdampak luas, para petugas kebencanaan dan relawan menyambut baik fasilitas jaringan internet ini, sehingga mereka menjadi lebih mudah mengakses dan memperbarui informasi kondisi terkini erupsi Gunung Merapi. Masyarakat yang harus mengungsi sempat khawatir karena anak-anak yang masih bersekolah tengah menjalani belajar online,” ujarnya.

TP-Link Indonesia Peduli

Sementara itu, Marketing Manager TP-Link Indonesia Yoshia menjelaskan, program ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen TP-Link untuk menyediakan perangkat jaringan terbaik agar masyarakat Indonesia dapat selalu terhubung dan menunjang aktivitas keseharian dalam situasi apa pun.

“Apalagi kondisi bencana alam seperti dialami masyarakat Sleman, Yogyakarta, kita tentu ingin hadir membantu sebagai bentuk kepedulian sosial melalui penyediaan perangkat jaringan produk TP-Link yang berkualitas,” kata Yoshia.

Gunung Merapi ditetapkan berstatus Siaga (Level 3) sejak 5 November lalu. Pada periode pengamatan 8 November hingga jam 24.00 WIB terpantau terjadi 71 gempa guguran, 31 kali gempa vulkanik dangkal, 2 kali gempa Low Frequency, 1 kali tektonik, dan 88 kali gempa embusan.

Hal ini mengakibatkan masyarakat yang bermukim di radius 5 km dari Merapi harus mengungsi ke barak-barak pengungsian yang disediakan Pemerintah Kabupaten Sleman. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: