Berikut Perbedaan Handstand Dan Headstand Dalam Senam Lantai

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Sabtu, 20 Maret 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Handstand dan headstand merupakan bagian dari gerakan dasar dalam senam lantai. Meski sama-sama bermanfaat untuk melatih keseimbangan dan kekuatan tubuh, kedua gerak tersebut memiliki perbedaan.

Senam lantai menjadi salah satu materi pembelajaran pendidikan jasmani, olah raga, dan kesehatan bagi anak sekolah, baik di sekolah dasar, menengah maupun atas.

Jenis gerakan dasar dalam senam lantai di antaranya adalah sikap lilin, handstand dan headstand, berguling ke depan atau forward roll, berguling ke belakang (back roll), guling lenting, kayang, serta loncat harimau.

Pada dasarnya, gerakan handstand dan headstand masuk dalam macam-macam gerak senam lantai yang bisa dilakukan tanpa alat.

Meski begitu, ketika awal belajar gerakan headstand dan handstand disarankan dengan bantuan orang lain, serta tetap menggunakan matras untuk menghindari risiko cedera.

Perbedaan handstand dan headstand

Handstand

Mengutip dari Kompas.com (19/03/2021), handstand adalah gerakan berdiri terbalik dengan kedua tangan sebagai tumpuan.

Gerakan tersebut dilakukan dengan kepala berada di bawah dan kaki di atas, serta tumpuan badan berada pada kedua tangan. Adapun, handstand harus dilakukan di lantai atau permukaan yang keras. Tujuannya agar keseimbangan tubuh dapat terjaga.

Langkah-langkah melakukan handstand

  1. Atur posisi tubuh dalam kondisi tegak. Kemudian, salah satu kaki dimajukan ke depan. Arahkan pandangan fokus ke depan menghadap matras.
  2. Badan dibungkukkan dan tangan diletakkan di matras. Tungkai kaki depan dibengkokkan, sedangkan tungkai kaki belakang lurus.
  3. Tungkai belakang diayunkan ke atas. Hal ini dilakukan bersamaan dengan mengencangkan otot perut.
  4. Kedua kaki diluruskan ke depan dan posisinya sejajar dengan tubuh. Tangan direntangkan lurus ke bawah, sebagai tumpuan berat badan.

Headstand

Gerakan headstand sejatinya tidak berbeda jauh dengan handstand. Hanya saja, dalam gerakan headstand, kepala menjadi tumpuan dengan bantuan ditopang oleh kedua tangan.

Ketika melakukan headstand, kedua tangan diletakkan di samping kepala guna membantu menopang beban tubuh.

Langkah-langkah melakukan headstand

  1. Tubuh dibungkukkan ke depan. Posisi kepala menyentuh lantai dan posisi tangan berada di depan wajah.
  2. Kedua tungkai kaki diangkat perlahan ke atas. Agar keseimbangan terjaga, panggul diarahkan ke depan dengan posisi punggung membusur.
  3. Posisi kedua kaki lurus ke atas sejajar dengan badan. Posisi kepala menyentuh lantai dan posisi tangan berada di depan wajah.

Gerakan handstand dan headstand membutuhkan penguasaan teknik yang benar. Oleh sebab itu, diperlakukan latihan secara bertahap dan lebih baik lagi diawasi oleh pelatih atau orang yang berpengalaman di bidang olahraga senam lantai. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: