Berikut Lima Tips Memilih Menu Diet Sehat Ketika Berpuasa

FOTO: brilio.net/indolinear.com
Minggu, 12 Mei 2019

Indolinear.com, Jakarta – Memasuki bulan Ramadhan, sudah menjadi kewajiban bagi kaum muslim untuk melaksanakan ibadah puasa. Meskipun demikian puasa tidak menjadi halangan untuk melakukan diet. Tentunya no diet ekstrem dengan memilih menu diet yang tepat. Berikut tips memilih menu diet ketika puasa yang dilansir dari Brilio.net (10/05/2019).

  1. Konsumsi makanan tinggi serat.

Makanan tinggi serat dibutuhkan oleh tubuh yang berfungsi untuk melancarkan pencernaan, selain itu bisa membantu untuk menurunkan berat badan. Makanan tinggi serat sangat mudah ditemukan pada kelompok buah-buahan dan sayur-sayuran. Buah tinggi serat baik untuk dikonsumsi ketika sahur atau berbuka seperti alpukat, apel, pir, kelompok buah beri, dan pisang. Sedangkan pada kelompok sayur-sayuran yang tinggi serat, seperti brokoli, wortel, daun kale, dan bayam.

  1. Konsumsi makanan tinggi protein.

Mengonsumsi makanan tinggi protein penting untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan protein merupakan nutrisi penting dalam penurunan berat badan. Jika mengonsumsi protein dengan jumlah asupan yang tepat, maka penurunan berat badan akan maksimal. Protein berperan dalam proses pemulihan setelah olahraga, asupan protein yang cukup dapat membantu terhindar dari penyusutan massa otot. Nutrisi makro penting ini juga berperan sebagai glikogen yang akan dipecah dalam tubuh agar tetap fit dan berenergi meskipun dalam keadaan puasa. Kamu bisa memilih telur, dada ayam, ikan, daging, dan kacang-kacangan sebagai menu sahur.

  1. Konsumsi mineral.

Manfaatkan waktu sahur dan berbuka puasa dengan baik supaya kebutuhan cairan tubuh dapat terpenuhi dengan baik. Mineral bisa didapatkan pada air putih dan buah-buahan seperti apel dan pir. Untuk menjaga asupan mineral yang baik, kamu bisa menerapkan pola minum air putih 2-4-2, dua gelas ketika berbuka, 4 gelas saat makan malam setelah tarawih, dan 2 gelas ketika sahur.

  1. Konsumsi makanan less sugar.

Berbuka puasa memang disunahkan dengan yang manis, tapi harus ingat tidak berlebihan dan konsumsi makanan yang berasal dari bahan alami seperti buah-buahan, bukan berupa pemanis buatan. Pemanis buatan justru mengandung banyak zat gula yang tidak baik bagi tubuh dan mengganggu program diet kamu loh!

  1. Menu saat sahur.

Menu sahur dapat dibedakan menjadi dua pilihan sweet or savory. Menu sweet seperti membuat oatmeal yang dimasukkan ke dalam jar ditambah dengan buah-buahan, seperti apel, strawberry dan pisang, setelah itu disiram dengan susu yang rendah lemak skim milk atau soy milk, diamkan semalaman dalam kulkas. Sedangkan menu savory seperti konsumsi nasi dan dada ayam pan fried atau bisa dioven. Bumbui dada ayam dengan garam dan lada, bisa di-pan fried dengan sedikit minyak (coconut oil). Tutup makanan sahur dengan buah atau bisa dengan jus buah dan minum air putih.

  1. Menu saat buka.

Awali makan 3 buah kurma ketika berbuka. Kurma baik dikonsumsi karena mengandung karbohidrat kompleks yang membantu proses metabolisme energi tubuh. Diet pada saat puasa memang banyak godaannya, jika kurma dirasa kurang sebagai salah satu makanan yang manis-manis, kalian bisa berbuka dengan kolak. Tentunya dengan gula aren sebagai healthy sugar, terdapat pisang dan ubi-ubian yang mengadung serat dan merupakan natural sugar.

Selain itu dalam kolak terdapat santan, santan cair bukan olahan sehat untuk dikonsumsi. Setelah itu minum air putih dan baru makan makanan yang besar. Kalau paginya masih merasa kenyang, pada saat berbuka nasinya bisa sedikit dan padatkan pada menu makanan yang mengandung protein pada lauknya seperti konsumsi lauk ayam, daging, ikan, dan kalau kamu vegan bisa diganti dengan lauk tahu tempe dan jamur. Jika kamu ingin build muscle stay in shape, makan makanan yang high protein dan ditambah sayur untuk menjaga otot dan bentuk tubuhmu. Setelah makan berat ditutup dengan minum air putih, selanjutnya malam sebelum tidur bisa makan buah-buahan.

Semoga artikel ini dapat membantu agar puasa berjalan dengan lancar dan goal diet pada bulan puasa dapat tercapai. Let’s try it! (Uli)